Fri. Oct 23rd, 2020

SI RETRO UNTUK ENJOY RIDING

Genre Retro Lebih Asyik di Geber Percepatan Menengah

by Nandar Haydell

Kelar peluncuran oleh PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) beberapa waktu lalu, Rabu (29/11) kemarin, KMI akhirnya menyiapkan unit test ride W 175 untuk berbagai jurnalis. Pilihannya tersedia mulai dari standar dan Spesial Edition, dan ridingread.com telah mencoba keduanya. Treknya disipkan di area komplek padang golf Hill. Bukit Pelangi Bogo Jawa Barat. Seperti apa saja sih rasa dari sisi Power, Handling, Style nya model retro yang di bandrol 30 jutaan ini.

Sebelum mengulas soal riding impression test ride dengan jalak rute 6 km, yuk kita pahami perbedaan dari W175 tipe standar dan Spesial Edition.Dari spesifikasi teknis tidak ada perbedaan antara W175 Standar dengan yang SE. perbedaan kedua tipe tersebut terdapat pada jok. Jika W175 Standar kulit joknya polos namun untuk yang SE kulit joknya bermotif horizontal dan berwana cokelat.

Perbedaan lainnya terdapat pada bagian tangki bahan bakar, W175 tipe SE terdapat knee grip, dan tipe Standar tidak ada. Nah yang membedakannya lagi dari sisi warna, versi Standar pakai pelek berwarna krome sedangkan SE sudah berkelir hitam. Bagian sirip silinder head, untuk W175 Standar masih polos, sedangkan SE diberikan aksen krome sehingga terlihat lebih manis. Begitu juga panel meter, untuk tipe SE dihiasi aksen krome.Smotorl harga pastinya bergaya retro yang hadir dengan dua pilihan, tipe Standar dibanderol Rp 29.8 juta dan Special Edition (SE) Rp 30.8 juta

Saat duduk di atas motor yang memiliki dimensi panjang 1930 mm, lebar 765 mm dan tinggi 1030 mm, tinggi jok 775 mm, kedua kaki rider bisa menapak di aspal namun tidak bisa sempurna untuk rider yang memiliki tinggi badan 160 cm. posisi tangan pengendara dikemas khas mendukung gaya berkendara mootr klasik. Dengan berat 126 kg.

Saat mesin dinyalakan, suara mesin khas motor retro sangat kental khas pengabutan bensin karburator. Agar terlihat klasik Kawasaki W175 masih menggunakan sistem karburator untuk menyuplai perangkat power mesin. Komposisi fun dan handlimg ringan dengan bobot dan rake menengah. W175 asyik dan powerfull saat digeber pada kecepatan dan rpm menengah, lebih terasa genre klasiknya. Counter steering enak dibuat gaya riding agresif, baik di tanjakan dan jalur menurun.

Soal bobot motornya, W175 lebih strategais mendukung rider dengan bobot 70kg, diatas jok standard dan model SE. Pembonceng juga merasakan kenyamanan dari empuknya jok segaris dengan rider. Antara pembonceng dan pengendara tidak akan terjadi saling mendorong tanpa geser geser kedepan maupun ke belakang . Kekurangannya hanya pada pernagkat suspensi dengan tingkat kekerasan dan handling kurang mendukkung saat bermanuver. Makanya KMI menyiapkan versi up grade menggunakan shock breker YSS untuk versi lainnya.

Performa motor dengan sasis perpaduan tubular dan kotak ppada penyangga tangki bensin dan menggendong mesin 177 cc, SOHC, satu silinder cukup memberikan tenaga spontan di putaran bawah. W175 mampu menghasilkan tenaga 12.8 Hp pada putaran 7.500 rpm, dan torsi maksimumnya 13.2 Nm pada putaran 6000 rpm. Infonya W175 mengadopsi kruk as lebih berat dengan kekuatan pada percepatan 3 da 4 lebih kuat dibanding gear 1-2-5. Makanya torsinya lebih mendukung pad kecepatan bawah dan menengah dan performa stop and go.KMi memilih tetap pergunakan sistem karburator dengan setinagan lebih power full dibanding motor kelas retro lainnya.

Kawasaki W175 cocok untuk berkendara di jalan perkotaan, sesuai dengan konsep yang diusung oleh Kawasaki Motor Indonesia. Bagi yang ingin menggunakan Kawasaki W175 untuk perjalanan jauh, ada baiknya harus rajin memeriksa tangki bahan bakar, karena Kawasaki W175 tidak dilengkapi dengan informasi atau panel penunjuk bahan bakar. Penegendara juga wajib jeli, sesuuai genrenya indikator bahan bakar tidak tersedia, tapi diamankan dengan penyimpanan RESTyang terbilang aman. KMI juaga melakukan update mulai dari setingan balancer mesin dan setinagn mounting engine lebih meminimalisir getaran mesin. Riding read menguji langsung kekuatan percepatan gear 4 ketika menanjak masih terasa bertenaga.

Sektor kenyamanan Berkendara juga didukung dengan shifting gear lebih smooth dan anti slip kopling. Temperatur mesin ketika diajak riding pada suasana sejuk belum terdeteksi dengan maksimal. Motoor retor Kawasaki ini ditargetkan 1000 unit untuk target penjualan dalam sebulan. Unitnya akan dikirim ke pemesan mulai 20 November 2017. “ Kami berharap akomodir KMI untuk menyiapkan motor retro kelas menengah ini mendapatkan sambutan positif dari konsumen.” Ujar Deputy Head Sales and Promotion Department KMI, Michael Chandra Tanadhi.

Selain tersedia versi varian special edition yang bedanya cuma Rp 1 juta dibanding standar. Pilihan warnanya lebih bervariasi seperti : metallic spark black, new silver dan metallic matte covert green. Sosoknya juga lebih elegan lewat kemunculan detail sirip mesin warna stainless steel, panel instrumen beraksen krom, jok dengan pola jahitan keren dan knee grip di tangki bensin.

Secara keseluruhan, detail desainnya patut diacungi jempol. Kekurangannya cuma di spion yang terkesan murah dan panel instrumen tanpa indikator bensin. Minus terakhir ini cukup krusial, lantaran pengendara jadi tidak bisa melihat volume bahan bakar dengan mudah saat perjalanan. Ada perbaikan yang harus dilakkan oleh KMI yaitu rem cakram depan kurang presisi untuk menghentikan laju motor lebih baik. Tapi rem belakang bertipe tromol lebih maksimal memcengkram penghenti laju motor. Meskiminim fitir sesuai karakter motor retro, produk baru Kawasaki ini menjadi daya tarik penyuka motor retro pabrikan.

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

ridingread on Social Media

Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram
%d bloggers like this: