Fri. Jul 19th, 2019

Share Kisah Perjalanan DEWI SITI TJIREBON (100 % GASKEUN BIGBIKE BANDUNG), Peturing Cewek dari CIREBON-BALI-KARIMUN JAWA 2275 KM (9 HARI-PP) ETAPE 1: NGAJAK SI BEE ( Yamaha Byson 2013) JALAN-JALAN LAGI

“Hari ini , 1 juni 2019.Seperti yg sudah saya rencanakan, saya akan membawa Bee jalan jalan lagi.

Kali ini dari Cirebon menuju timur, tujuannya dekat saja. Menyambangi pulau dewata, BALI…..\

Seperti yg sudah saya rencanakan, saya akan membawa bee jalan jalan lagi. O,iya

Bee itu nama byson 150 cc keluaran yamaha , motor kesayangan hasil keringat yang saya beli di tahun 2013 dan selalu menemani kemanapun saya pergi. Kali ini menuju timur, tujuannya dekat saja. Menyambangi pulau dewata, BALI.

Berkali kali saya ke sini tapi belum sempat mengexplore. Saya ingin menggunjungi beberapa tempat yg mengganggu pikiran saya dengan keindahannya,

Setelah beberapa hari Bee menginap di bengkel dan jajan lumayan banyak, berapapun buat bee saya tidak pernah keberatan tp kalo ngedumel mah ya tetep aja sih…

Start dari cirebon kota, tempat saya lahir dan tinggal . Senja ini  saya dan bee melesat menuju timur, meski mulur waktu karena sesuatu hal ,karena  harusnya sejak siang tadi saya sudah bisa ridding bersama pemudik lain dijalanan.ya sudahlah..

Tak ada macet sejak tol panjang sampai banyuwangi dibuka. Meski kehilangan banyak moment posko yg biasanya berderet sepanjang kanan kiri saya merasa lega tdk harus mengalami susah jalan.

Melalui malam yang panjang, beberapa kali singgah, tidur diposko dan rumah seorang teman. Tibalah siang ini tgl 2 juni 2019 di perbatasan jawa tengah jawa timur.

Bee agak rewel di sekitaran tuban dan harus masuk bengkel di sidoarjo, sekalian istirahat dan persiapan gasspoll menuju BALI, sekitaran 3 jam saya disini.

Setelah berbuka puasa , saya bersiap untuk perjalanan malam hari . Jam 2.00 dini hari saya menyempatkan diri singgah di besuki, SITUBONDO di rest area utama raya karena saya ingin mandi air hangat dan istirahat sejenak, sebelum meneruskan perjalanan lagi dan mulai menjelajah.

Tertidur di bangku panjang beberapa waktu cukup membuat saya segar kembali.Jam 3 .30 saya kembali ke jalanan, jaraknya sekitar 45 km lagi menuju ujungnya pulau jawa .  hari menjelang subuh ketika saya tiba diketapang,  Banyuwangi.

Angin kencang dan tidak bersahabat menyambut saya di pelabuhan penyebrangan,  saat memasuki kapal feri dan selama perjalanan kapal feri pun bergoyang kencang , konon katanya sudah beberapa hari terjadi, tidak seperti biasanya. Keadaan ini membuat saya  sedikit takut. Syukurlah kapal feri merapat tepat waktu.

Langsung menuju singaraja karena hari masih pagi saya berharap cepat sampai ke tujuan dan beberapa lokasi sekitarnya.

Di jemrana menuju singaraja saya melintas kawasan hutan nasional, disambut puluhan monyet di jalan jalan yg menyapa ramah , selang beberapa waktu pemandangan hanya hutan  kemudian ada pantai yang sangat dekat dengan aspal. Saya berhenti dan menyentuh airnya.

Sampai di singaraja, Sepanjang kota ini banyak cafe, homestay dan resort serta dive school .Saya jalan terus saja menuju kota bangli. Tujuan saya kintamani.

Sayangnya saya tersesat jalan dan harus melalui bukit dengan medan yang sangat berat. Disini saya ingin menangis karena jalan yg terus menanjak sejauh 50 km , saya takut terjadi sesuatu pada bee mengingat beberapakali bee mogok di situasi seperti ini.

Alhamdulilah, sebentar kemudian juga  membuat saya senang di ujung tanjakan saya mendapati pemandangan indah ” twin lake ” atau  danau kembar di ketinggian desa munduk, buleleng tepatnya di puncak bagus. Sayapun terlupa bagaimana susah payahnya perjalanan menuju kesini tadi.

Asyik berfoto dan berinteraksi dengan pengunjung lain.

Puas menikmati keindahan itu saya turun kebawah dan mendapati keindahan berikutnya, yaitu danau ulun bekatan, yg diperjalanan ke bali sebelumnya saya sudah mengexplorenya, diikuti keindahan berikutnya lagi dan lagi mata saya dimanjakan sepanjang perjalanan menuju denpasar.

Tiba di denpasar hari masih siang, sisa waktu yang ada saya gunakan untuk menjelajah pantai pantai disekitaran denpasar saja dan membeli nasi khas bali, nasi jinggo untuk berbuka puasa. Bermalam di homestay di denpasar mlm harinya saya menyempatkan berjalan kaki  dikute dan menikmati suasana malam juga berbelanja oleh oleh dipusat perbelanjaan terbesar di kota ini.

Hari ke 4 tgl 4 juni , kembali saya ke tujuan semula yaitu Kintamani. Membaca peta, bertanya kerabat.

Beruntunglah saya bertemu sesama rider dari jawabarat yang punya tujuan sama .kamipun bergabung dan sepakat untuk melanjutkan perjalanan bersama sama.

To be continue BALI – KARIMUN JAWA-

Salam adventure.Tunggu kisah selanjutnya di ridingread.com”

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

%d bloggers like this: