Fri. Dec 6th, 2019

SERUNYA NYEMPLAK HONDA ADV150 RIDING SANTAI PULAU BALI DI JALUR SELATAN…BIKIN BAPER BY LUTFI HERMANSYAH

…Entah kenapa ridingread.com teringat Film Tenggelamnya Kapal Van der Wijck, saat menaiki kapal fery di Pelabuhan Lembar yang akan mengantarkan ke pulau sebrang-Bali. Ada rasa khawatir, karena angin malam berhembus sedikit kencang, ombak pun menggoyangkan kapal dan bikin deg-degan. Terbayanglah detik-detik tenggelamnya kapal Van der Wijck….

Ok, malam di Kapal terlewati begitu saja, karena tidur menjadi pilihan menikmati malam didalamnya. Hahaha. Tepat pukul 05.30 WITA kapal menepi di pelabuhan Padang Bai, Bali. Masih pagi, tak banyak berfikir, berbeda dengan waktu berangkat melintasi jalur utara Bali, sekarang akan lewat jalur selatan. Honda ADV 150 masih dalam kondisi aman.

Sengaja, ridingread.com tidak mengunjungi destinasi wisata yang sudah banyak di explore, seperti pantai Sanur atau pun pantai Kuta. Di pinggiran jalur selatan banyak pantai-pantai yang sepi, sunyi, akan tetapi tidak kalah menariknya dengan pantai yang sudah terkenal, versi ridingread.com .

Tidak terasa selama dua jam mengerus aspal di zona tak bertepi. Tidak sengaja hati tertarik untuk menepi di pantai Soka. Suasana religius sangat terasa saat terlihat kembang dan pecahan kendi, pastinya baru saja ada upacara keagamaan. Tak jauh dari sana ada pura memang.

Perut keroncongan, menggiring kaki bergerak ke warung terdekat, masih di Area Pantai Soka. Nasi penyet jadi menu santapan, unikn… makan sambil ditemani dua anjing. Helo guy’s! . Terasa khas Bali, banyak si kaki empat yang dijuluki man’s best friend berkaki empat ini. Kucingpun banyak berkeliaran.

Nah, ternyata pantai ini kalau pagi ramai, kata ibu penjual nasi. Sebab di pagi hari, pantai ini di jadikan pasar ikan para nelayan untuk menjual hasil tangkapannya. Tuh ada kapal-kapal yang markir.

Lanjut nge-gas. Riding di Bali enjoy tak hanya disuguhi pemandangan pantai dan pohon kelapa saja. Jalanan mulus memberi kesan tersendiri.

Di daerah Jimbaran, ombak pantai sedikit berbeda. Ombaknya deras ditambah angin bertiup kencang

Jadi enggan mampir. Eh, persan unik nih, dari kepolisian, tertulis jelas di plakat, ” GAK PERLU BURU-BURU DAN KEBUT KEBUTAN, KALAU KAMU KECELAKAAN KAMU KECEWAKAN DIA YANG LAGI KANGEN”. Nah Loo bikin baper cuy…… hahahaha

Setelah 4 jam perjalanan, akhirnya ridingread.com sampai di Taman Nasional Bali Barat. Ada pesan lagi, ” HATI HATI DAERAH LINTASAN SATWA”, maklum ini hutan , banyak monyet-monyet berkeliaran.

Eh, busyeeeet….uda di ingeten masih ada aja yang turun dari kendaraan, lagi santai nikmati bungkusan nasi mereka. Ditemenin monyet lagi. Dasar… jangan di tiru yaaa bro.. BAHAYA!

Di pertengahan Taman Nasional ini, ridingread.com menemukan monumen Operasi Laut Jawa-Bali. ini pertanda kalau tempat ini adalah perbatasan yang benar-benar dijaga ketat.

Mumpung di Bali, kue pie susu khas bali pilihan tepat buat oleh. Sebelum memasuki Pelabuhan Gili Manuk banyak kios-kios yang menjual kue itu.

Masuk pelabuhan

Tarif kapal masih sama, Rp.29.000 pakai E-tol ya. Nih yang bikin deg-degan. Nunjukin kartu SIM dan STNK sudah, tapi masih ada aja polisi yang memanggil.

“Dek STOOP!!!” Seloroh pak polisi. Ada apa pak ? . Eh, ternyata segerombolan pak polisi pengen tahu lebih banyak dengan Honda ADV 150. Pastinya penasaran, dan merekapun menjajal motor.

Akhirnya, ridingread.com mempersilakan pak polisi untuk nyobain. Mereka berkomentar motor ini enak, ringan, dan Nyaman. Shocknya mantep banget. Keren pokoknya. Ok pak polisi, terimakasih. Ridigread.com bergegas menaiki kapal. Good Bye BALI ..

follow IG@ridingreads dan FB riding read

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

%d bloggers like this: