Wed. Oct 27th, 2021
Aliran Modif Cafe Racer Sporty

SEDIKIT TENTANG ALIRAN MODIF By Isfandiari MD

MANY OR LITTLE DETAILS MAKE A DIFFERENT.

Biar sama-sama psychocycle, kita punya kecendrungan masing-masing. Taste customizer memang datang dari hati mereka masing-masing.

Ada yang maniak gaya hot rods, low rider, choppers, bobbers, jap’s bike, sporty atau malah rat bike.

Makin bingung, kesemua aliran kadang saling pengaruh-mempengaruhi bahkan bertumpang tindih.

So..bisa bikin bingung juga untuk mengetatkan definisi….

HOT RODS (HR)
Tak bisa lepas dari sejarah mobil khususnya akhir PD II. Sehabis perang dan resesi ekonomi hebat di sana.

hot rod style yang estetis.

Para otomotifmania membangun kultur hot rods di Kalifornia Selatan (So-Cal atau Southern California).

Kenapa disitu ya? Banyak yang bilang, alam Kalifornia dengan danau kering dan magnet Hollywood.

Membuat penggila otomotif jadi kreatif mencustom mobil-mobil eksotis.

Mereka menjalankan beberapa pakem standar, yakni power mesin diperbesar.

Bobot mobil diperingan, atap di potong, roda lebar dan warna-warna dinamis tapi cenderung berkarakter kuat.

Semua ini mempengaruhi para bikers terutama mereka yang beraliran choppers. Di sini, ada perpaduan antara chopperis dan hot rods mania.

Contoh paling nyata ada di kumpulan Sinner yang bermukim ds Southern California. Virusnya menyebar sampai ke Indonesia.

LOW RIDERS (LW)
Kabarnya sih lahir dari Chicano Community, yakni kaum Mexicanos-Latinos yang bermukim di Los Angeles.

Low rider…. is a beauty of customized.

Lain dengan Hot Rods (HR) yang identik dengan power dan ekselerasi dahyat.

LW suka mobil atau motor ceper dan pelan sesuai filosofi mereka, bajito y suavecito (low and slow).

Kaum ini tergila-gila mobil-motor ceper dan doyan mejeng memamerkan tunggangannya.

Mereka diistilahkan kaum poser, beriringan dan membentuk komunitas yang erat.

Di sisi lain, kaum lewat selera low riders, mereka berusaha menajamkan keekatan kultural para Chicano termasuk identitas gangster,

dan ekspresi estetika ala mereka. Ciri paling menonjol adalah, tunggangannya seceper mungkin tapi punya air suspension.

Di mobil, mereka mencustom mobilnya jadi bisa lompat-lompat dengan air suspension independen.

Estetika ini menular ke motor juga sepeda, dengan pilihan ground clearace ceper,

setang ape hanger yang dimodif unik misalnya twisted, krom dan warna-warna ngejreng. Sebagian chopperis juga suka aliran ini.

JAP’S STYLE
Menjadi virus di kalangan chopperis, sport bike, skubeker maupun street fighter dunia.

Desain khas Jepang…the real japs style!

Kreatifitas mereka diilhami ‘balas dendam’ akibat kekalahan PD II khususnya terhadap Amerika.

Mereka berusaha mengalahkan superioritas kulturan Amerika dan berusaha keras mengubah selera dunia sesuai selera mereka.

Jap’s Style alias gaya Jepang ini cukup sukses sebagai virus.

Di kalangan chopperis, kehadiran Chicagawa (Chica Custom) atau Shinya Kimura (Zero Engineering) dianggap pahlawan yang mampu menyebarkan virus ini.

japs style..peradaban dan style bikers British yang diterjemahkan orang Jepang.

Pakemnya adalah anti-pakem. Mereka ogah ikut aturan ketat soal kreteria choppers-bobber bahkan scramblers.

Di kalangan skubeker, jap’s style tak kalah gebyar. Ciri khasnya, kreatifitas nakal bergaya ol skool di setang telanjang,

lampu bulat, jok bertingkat dengan pelapis berbahan glossy dan detail manik-manik imut.

Kadang mereka cuek menyasar model road-climb.

Seperti hill-climb dengan pemanjangan bodi lewat penambahan bracket penyangga mesin atau total manjangin rangka.

Akibatnya ground clearance motor juga makin turun.

BOBBERS dan CHOPPERS
Keduanya berhubungan erat dan sering dibahas. Prinsipnya, Bob dan Chop sama-sama melakoni langkah memotong-motong.

Bedanya, Bobber yang hadir lebih dahulu tak seekstrem choppers. Aliran ini tetap membiarkan sasis standar tapi memotong spetbor dan peranti yang dianggap perlu.

Untuk aksentuasi, mereka menerap pakem memilih roda depan-belakang gendut, drum brake dan kick start sesuai masa kelahirannya.

Bobberis fanatik, walau punya motor baru, tetap mempertahankan aroma ol skool ini.

Sedang choppers lahir dari kebutuhan dan efisiensi dana. Saat klub outlaws seperti Hell’s Angels harus menunggang Harley-Davidson atau Indian.

Mereka mengkritisi bobot HD yang berat dan mengganggu aktivitas mereka. Jalan keluarnya, kaum ini memotong-motorng peranti termasuk sasis hingga bobotnya berkurang.

Di sisi lain, lansiran pabrik yang mahal membuat mereka berhemat biaya.

Kaum ini awalnya mencari mesin dan menkombinasikannya dengan sasis buatan sendiri dan berbagai junk yard lainnya.

Sejarah ini berkembang dan melahirkan rumah modifikasi dan builders dunia.

Uniknya, filosofi choppers yang harusnya lebih murah dari pabrik bergeser. Sekarang justru kebalikannya!

Aliran choppers jadi berkembang menjadi sub aliran lainnya. Pro-Street salah satunya.

Kata Rudi ‘The Lucky Boy’ Sudjono, builder Flying Piston Garage, aliran ini dipengaruhi soul balap modern dan diterapkan di motor HD.

Ciri khasnya, ban belakang ekstra lebar dengan kontur tipis.

”Seperti motor balap, setang drag bar, tangki teardrop atau tangki peanut XL, jok tipis, power besar, kemiringan front end mendekati motor sport.

Lalu ada juga berluk bagger dengan basic motor HD touring macam Roadking atau Ultra yg dimodif jadi ceper dan super mewah.

Tujuannya agar tetap nyaman untuk turing jauh. Perkembangannya, banyak mengaplikasi air suspension pada motor agar bisa super ceper.

Chopper yang booming lainnya adalah gaya skandinavia. Ini merunut pada style Eropa traditional dimana dilihat dari kemiringan front end extrem,

tangki bensin kecil, frame rigid, ban belakang rata-rata pakai punya mobil. Down tube ala Skandinavian juga beda,

mereka memilih down tube baik ganda atau single yang merapat ke mesin. Ini juga yang membedakannya dengan gaya Amerika.

SCRAMBLER
Dari artinya sebagai di pendaki, bisa ditebak kalau aliran ini sama dengan trailmania alias motor multi purpose.

Di dunia modifikasi, scramblers ditandai dengan penguatan kaki-kaki, garpund clearance yang ditinggikan,

ban pacul dan knalpot melinkar di tengah mesin agar tidak terganggu saat kelelep atau nyusruk-nyusruk di medan ekstrem.

Uniknya, aliaran ini menghasilkan keindahan atersendiri. Banyak modifikator memilih scrambler dengan karakter bersih dan kinclong.

RAT BIKE
Golongan paling unik tapi punya penggemar bejibun. Motor bagi mereka sama dengan album kehidupan.

Rat Bike…semua benda yang jadi saksi perjalanan menempel di motor.

Hasilnya, seluruh barang yang pernah bersinggungan dengn mereka, menempel di motor. Hasilnya, motor jadi tak karuan karena penuh barang rongsokan.

Hebatnya, aliran ini punya tempat tersendiri di ilmu psikologi yakni kecenderungan Nest Baum (perilaku membuat sarang) yang dialami beberapa manusia.

Tak cuma motor, perilaku Rat Bikers juga khas. Mereka kecanduan turing dan punya rasa persaudaraan yang sangat kuat.

Makanya, Rat Bikers selalu dirindui oleh berbagai golongan bikers. Bravo!

CAFE RACER
Bisa dibilang modifikasi minimalis. Racing look retro untuk riding cafe to cafe.

cafe racer….para pembalap jalanan.

Mayoritas penganut desain ini membiarkan frame standar untuk estetika. Ban depan belakang nggak terlalu gede,

hanya customize di batok lampu depan ala sport, jok tipis ala balap dan buritan hornet ala motor-motor balap jaman dulu.

Model ini banyak peminatnya karena asyik dinikmati, ridiable dan tentunya efisien di sisi dana.

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

ridingread on Social Media

Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram
%d bloggers like this: