May 16, 2022
Pagelaran Seni Budaya Nusantara

PADEPOKAN PARUKUYAN CIBURIAL
IKHTIAR INTENS MEMBANGUN PERADABAN By Isfandiari MD

Lelaku intens dalam berkebudayaan bukanlah hal enteng. Perlu energi lebih, ketulus-ikhlasan dan pengorbanan besar.

Butuh juga energi besar dan pikiran out of the box atau extra ordinary mind dengan bantuan doa dan pertolongan dari yang kuasa.

Semua ini kami rasakan saat hadir dalam riungan penting di sebuah lembah di zona Ciburial Bandung Utara.

Dalam moment di Minggu (6/2) lalu, budayawan, artis, seniman bahkan kaum hobbies otomotif berbaur enjoy dalam suasana kekeluargaan.

Yon Suparman yang akrab disapa Papih Yon pemilik Padepokan termasuk tokoh yang sosok yang sangat concern dalam menghidupkan moment ini.

Papih Yon dan para penggiat budaya

Bayangkan, melalui gagasannya, ia intens melakukan acara rutin di padepokannya dengan swadaya sendiri dibantu para seniman dan teman teman dekatnya.

Kegiatan kebudayaan ini sangat penting dilakukan intens. Acara ini tentunya membuat gairah yang tinggi para penggiat kebudayaan.

Sinergi dengan berbagai pihak agar masyarakat luas sadar betapa pentingnya kebudayaan bagi peradaban manusia.

Kegiatan itu juga sebagai sarana edukasi untuk generasi muda,” tutur Papih Yon.

Saya sangat respect dan support atas gagasan brother Yon! Dia orang yang teguh dan mau berkorban demi hidup kembangnya geliat kebudayaan.

Apalagi sampai saat ini support pemerintah masih sangat minim,” puji Gingin Kurniadi, mastermind MMC Outsiders, salah satu klub motor yang sangat support event yang digagas Papih Yon.

Gingin Kurniadi, Boby Arstand, Isfandiari tokoh bikers dan Eric Gumbira, pemerhati masalah sosial dan penggiat pariwisata

Tokoh seperti beliau harusnya disupport penuh! Kami sangat mendukung gebrakan-gebrakan beliau dalam aktivitas berkebudayaan,” tambah Boby Arstand tokoh bikers dan Eric Gumbira, pemerhati masalah sosial dan penggiat pariwisata.

Saya pribadi juga sangat mendukung, apalagi aktivitas kebudyaan ini bisa bersinergi dengan aktivitas keagamaan untuk membangkitkan rasa toleransi juga nasionalisme,” tambah Fitrah Dani Ahmad alias Mang Boim, ustad muda dari kalangan Nahdlatul Ulama yang bermukim di Cimahi.

dihadiri wakil Nahdiyin, Isfandiari MD dan Fitrah Dani Ahmad

Ia sengaja datang ke event ini untuk bersilaturahmi dengan Papih Yon dan menjajaki kemungkinan sinergi di masa mendatang.

Acaranya sendiri sangat meriah dan penuh atraksi menarik. Kali ini tim Papih Yon mengkolaborasikan 3 kebudayaan Nusantara yakni Sulawesi Utara, Jawa Timur dan Sunda.

Berbagai atraksi mulai debus, tarian jaipongan, silat dan banyak lagi. Disana khas Nusantara dari ketiga zona ini juga ditampilkan termasuk kuliner nusantara dan merchandise unik.

Beruntung, kami juga berkesempatan berdiskusi intens dengan Papih Yon yang juga dihadiri tokoh budaya lain, salah satunya Abah Cahya.

Kami berdiskusi ikhwal banyak hal, masalah minimnya support pemerintah, lebih intensnya kaum kreatif di bidang audio visual, audiensi dengan youtuber, selebgram dan tokoh-tokoh yang memiliki kepedulian dengan event ini dan sharing masalah kebudayaan, gerakan antiradikalisme, menumbuhkembangkan rasa toleransi dan sisi-sisi kenusantaraan lainnya.

Moment yang berharga dan sangat bermanfaat. Kabarnya event minggu depan akan hadir budaya Papua.

Moment ini sempat disimak Ang Dadan dari Lesbumi Kabupaten Bandung. “Sayang saya absen di event ini, Insya Allah minggu depan hadir,” antusias Ang Dadan yang kini menjabat sebagai Ketua Lesbumi (Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia di bawah naungan Nahdlatul Ulama) Kabupaten Bandung.

Moga ke depannya, acara semakin meriah, membesar dan hadirnya partisipan lain yang ikut mensupport.

Sukses Padepokan Parukuyan, tetap semangat dan sukses!

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

ridingread on Social Media

Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram
%d bloggers like this: