Thu. Aug 5th, 2021
Luas Tambah Tanam Padi di Food Estate Kalteng

OPTIMIS LUAS TAMBAH TANAM PADI FOOD ESTATE KALTENG

Pelaksanaan luas tambah tanam padi di food estate Kalteng optimis 100 persen.

Dalam rangka percepatan pelaksanaan Luas Tambah Tanam (LTT) padi lokasi Food Estate di Provinsi Kalimantan Tengah dilakukan rapat evaluasi.

Rapat ‘Evaluasi Pengawalan dan Pendampingan Percepatan Tanam FE’ di ruang rapat Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas pada Jum’at s/d Sabtu(19/01/2021).

Percepatan tanam FE untuk lokasi Food estate yang berada di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau provinsi Kalimantan Tengah.

Rapat Evaluasi Pengawalan dan Pendampingan Percepatan Tanam FE dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten, Asnawi.

Rapat dipimpin oleh Ir. Indah Megahwati, MP. Direktur Pembiayaan Pertanian, Direktorat Jenderal PSP Kementerian Pertanian.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Team Percepatan Tanam FE yang terdiri dari Pusluhtan BPPSDMP dan Direktorat Jenderal PSP,

Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Kasi Penyuluhan dan seluruh koordinator BPP Kecamatan Kapuas yang mendapat kegiatan FE,

serta koordinator BPP Kabupaten Pulang Pisau (Kecamatan Pandih Batu, Sebangau Kuala, dan Kahayan Kuala).

Kegiatan tersebut membahas mengenai evaluasi progress realisasi luas tambah tanam padi di lokasi FE Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau.

Evaluasi percepatan realisasi luas tambah tanam pada beberapa kecamatan yang masih kecil realisasinya dan strategi percepatan tanampadi di kecamatan Dadahub.

Target lahan Food Estate Kabupaten Kapuas seluas 30ribu hektare. Terdiri dari 20ribu di Kabupaten Kapuas dan 10ribu di Kabupaten PulangPisau.

Kabupaten Kapuas sendiri per tanggal 19 Maret 2021 tambah tanam sudah terealisasi seluas 15585 hektare, dengan sisa target tanam sebesar 4414 hektare.

Sementara Kabupaten Pulang Pisau tanggal 19 Maret sudah realisasi tanam seluas 9757 hektare, dengan sisa tanam sebesar 243 hektare.

Indah optimis program FE di provinsi Kalteng akan berhasil dengan adanya koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah.

Serta peran aktif antar kementerian/lembaga yang terlibat dalam kegiatan pelaksanaan luas tambah tanam (LTT) padi ini.

Kondisi alam sudah mulai membaik, petani akan mulai tanam pada lahan yang tadinya tergenang dan terdampak banjir, sebab air mulai berangsur surut.

Dengan adanya tim percepatan olah lahan dan tanam dilahan FE ini, juga kerjasama antara stakeholder yang terlibat,

diperkirakan antara bulan Maret akhir sampai awal April akan segera tertanami semua,” ucap Indah.

Kegiatan Luas Tambah Tanam (LTT) ini diharapkan meningkatkan Indeks Pertanaman (IP), yang tadinya hanya 1 kali tanam menjadi 2 kali.

Dan tentunya peningkatan produksi juga terjadi,

yang akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani,” ujar Indah saat ditemui di lokasi FE di kecamatan Dadahup (19/03/2021).

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

ridingread on Social Media

Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram
%d bloggers like this: