Fri. May 14th, 2021

Ikutan makan..mumpung brothers MMC Outsiders Indonesia sedang ngumpul...

MENJADI SKUTERIS DI ZONA BOGOR By Isfandiari MD, foto Isfandiari MD

Prasasti Batu Tulis Bogor…susah dijangkau, wajib dibenahi!
Ikutan makan..mumpung brothers MMC Outsiders Indonesia sedang ngumpul…
Melongok di balik pagar Istana Negara..halo Pak Jokowi!!!
Senja di bukit Sentul..

“Wilayah ini banyak menyajikan kenangan. Sebelum journey kali ini, banyak event penting, silaturahmi dengan bikers juga short ride yang sangat berkesan. Bisa dibilang, kali ini jadi perjalanan nostalgia menyusuri tiap kenangan yang munculkan memori indah.
Siang hari (28/2) saya memilih menjadi skuteris tulen menyemplak Vespa Primavera menyusuri Bogor. Sebelum jajal jalur napak tilas, saya penasaran mengunjungi situs Batu Tulis Ciaruteun di Kecamatan Cibungbulang. Memang bikin penasaran, berkali-kali ke wilayah sana, tak sempatkan datang ke situs bersejarah ini, malah terus saja menuju Gunung Bunder, he..he..
Kali ini benar-benar diniatkan! Nggak sulit kok mencapai lokasi ini. Adanya sekitar 19 km Barat Daya kota Bogor, riding aja menuju Ciampea, Simpang Lebak Sirna sampailah di Ciaruteun Hilir. Situs ini teramat penting buat informasi peninggalan sejarah Sunda dilaporkan kali pertama oleh pimpinan Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen tahun 1863 , ditemukan terletak Sungai Ciaruteun, 100 meter ke arah hilir muara Cisadane. Di sana terdapat tulisan di batu besar berhuruf Palawa dengan bahasa Sangsekerta. Terjamahannya berbunyi: “(Bekas) dua kaki yang seperti kaki Wisnu itu adalah kaki Yang Mulia Sang Purnawarman, raja di negeri Tarumanegara, raja yang gagah berani di dunia “. Dari prasasti ini kita mengetahui 3 hal, nama kerajaan Tarumanagara, nama raja Purnawarman dan (mungkin) dewa yang di-pujanya Wisnu. Prasasti yang diperkirakan dibuat pada abad 5 Masehi namun sayang tak menyertakan keterangan di mana lokasi keraton Kerajaan Taruma Negara.
Namun sayang seribu sayang! Lokasi prasasti maha penting ini tak dikelola baik. Saya sempat nyasar saat dekat-dekat lokasi. Cenderung terlewat karena tidak di tata baik. Lokasinya di gang sempit diantara rumah penduduk. Vespa Primavera saya paksakan masuk menyusuri gang-gang sempit yang licin berbatu. Saya jadi berandai-andasi, Jika saja dikelola baik dan professional, sebagai destinasi wisata sejarah, akan banyak bikers juga wisatawan yang datang ke sini. Mereka dijamin kagum dan terispirasi kejayaan kerajaan Sunda di masa lalu. Moga pemerintah setempat terketuk untuk mengelola situs sejarah dengan cara yang jauh lebih baik!
GUNUNG BUNDER
Dari situ lanjut ke Gunung Bunder. Lokasi ini sudah jadi tempat favorit pelancong. Wilayah hutan yang asri, banyak villa dan penginapan dan dihiasai banyak air terjun eksotis. Makin afdal di sini ada pancuran air panas buat yang doyan mandi-mandi. Oh ya, lokasi Gunung Bunder ini jadi tempat paling favorit melantik life member klub. He..he..jangan heran, kalau berjunjung di sini sering kelihatan anak-anak motor sedang di ospek sama seniornya, guling-gulingan di rumpuh atau berendem di sungai-sungai. Benar-benar pas buat bikers!
Rekomendasinya bikin riungan camping ground atau menginap di rumah penduduk. Buat kantong bikers masih masuk. Villa atau resort memang banyak bertebaran, tapi harganya lumayan bro, sekamarnya ada di kisaran Rp 300 sampai 700 ribuan

 

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

ridingread on Social Media

Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram
%d bloggers like this: