Wed. Oct 27th, 2021
Our Beloved Brother Budi Susanto

Mengenang our Beloved Brother – Budi Susanto Seperti Masih Di sekitar Kami By Isfandiari MD

Pemakaman Buni Ayu Banten terasa sendu di Sabtu Siang (21/8/2021) kemarin.

Beberapa motor choppers dan modif ala jap’s style menunggu setiap para brothers yang khusyuk berdoa di depan sebuah makam.

Ya..di situlah terbaring brother tercinta crossbone club MMC Outsiders Banten Chapter, mang Budi Susanto.

Sosok ramah dan energik ini wafat beberapa waktu lalu akibat diserang virus Covid 19, entah varian apa.

Di sekitaran 40 hari setelah kematiannyalah life members dan rookie hadir untuk mendoakan dan juga ‘merayakan’ kegembiraan saat dia ada diantara kami.

Bahkan beberapa rookie rules enjoy riding dari Bandung untuk membuktikan respeknya pada almarhum.

Dia orang baik dan memang pantas dijadikan inspirasi,” pengakuan tulus mang Opheng dari Conspirazy MC yang juga hadir bersama sahabat klub lain dari MMC Outsiders.

Hadir juga di antara khalayak rekan-rekan dari babe jago, komunitas hobbies ketangkasan ayam yang juga menjadi keluarga besar almarhum semasa hidup.

Ujud respek ini jelas membuat haru keluarganya. Teh Lussy, istri mendiang dan dua anaknya Ales dan Valen tampak bangga,

betapa sang ayah telah memberikan kenangan mendalam saat ada diantaa brothers sesama two wheelers.

Semasa hidup sosok Budi Susanto memang menonjol. Karirnya di klub cukup bersinar dan pernah menjabat sebagai head (president) chapter Banten.

Dia menjadi tokoh yang disegani di dalam internal klub maupun di luaran. Selalu memberikan ide-ide yang dituntaskannya dalam karya nyata.

Edukasi agar member memiliki rasa solidaritas, menghargai perbedaan, toleransi dan persahabatan dimotori almarhum dengan berbagai kegiatan,

seperti silaturahmi antar agama, program membersihkan masjid, pura, wihara, gereja dan umat peribadatan lain.

Ini adalah amal baik almarhum yang tentu menjadi contoh adik-adiknya di klub,” papar mang Zhona Head MMC Outsiders Banten chapter.

Budi Su yang cergas memang akan selalu dikenang semua saudaranya.

Saat dia dengan gembira riding Yamaha Xs Choppers kesayangan, atau Kawasaki Binter Merzy, salah satu motor kesayangan lainnya.

Budi Su yang periang dan kadang cerewet tentu menjadi kenangan indah semua keluarga besar klubnya.

Ia memang sudah berpulang, tapi entah kenapa, saat kami sedang hang out, ia seolah-olah masih ada di antara kami dengan banyolannya yang khas keturunan Tionghoa.

Selamat jalan mang Budi, kita benar benar merindukanmu. Till we meet again brother……

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

ridingread on Social Media

Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram
%d bloggers like this: