May 16, 2022
Mazda 600cc

MAZDA 600 CC (JAKARTA) – EXTENSION GASTANK AGAR ESTETIKA TETAP TERJAGA By Isfandiari MD

Menyimak ujud Mazda 600 cc milik Bro Andri Norton dari Cosanostra MC ini, ingatan langsung melayang di masa silam.

Menyelam pada sebuah era saat builder-builder intens melakukan lelaku handmade dalam olah karsa dan karya maksimal.

Mungkin di kisaran 90-an awal sampai 2000-an, era ini ada dalam puncak kegemilangan dengan hadirnya builder-builder jempolan di tanah Nusantara, khususnya beraliran choppers.

Syukurlah, di penghujung pendemi 2022 ini, energi chop x-traordinary kembali menyeruak lewat gebrakan builder senior, Hary Novaro Rambing dari Rambing Metalworks, Jakarta.

Dia ditunjuk sang owners untuk mengerjakan proyek besar, memberikan ‘nyawa’ kepada mesin V-Twin yang sejatinya diterap di mobil klasik, Mazda 600 cc.

Bagi psyocycle senior, kehadiran choppers Mazda tentunya memiliki kenangan tersendiri saat ngetrend sebagai tunggangan die harder dengan pelopor orang-orang kreatif dari Lampung.

Ol skool klasik! Mesin ini memang cocok dijadikan motor ketimbang mobil,” buka Rambing. Yes, agree!

Ini bukan pekerjaan enteng! Lelaku modifikasi Rambing Metal memulainya dari nol.

Sebagai speasialisasi rangka hardtail murni, Rambing memilih desain sasis ol skool ala skandinavia dengan double dow tube yang rapat dan rake ridiable untuk lalu lintas padat.

Semua handmade, mulai tangki. Fender, sissy bar dan primary open bealt.

Untuk single seat, saya minta Adhi MMC Sumedang untuk membungkusnya dengan kulit mentah berukir.

Terkesan berkarakter keras dan kasar, sesuai konsep metal works industrial yang mengetengahkan penampilan logam,” jelas sang builder yang masuk di keluarga MMC Outsiders sebagai Dewan Senior ini.

Kreativitas tim yang memilih paduan pelek lebar 17X6.00 (belakang) dan 21X2.15 (depan) ini patut diberi support and respect!

Untuk wilayah mesin, mereka pede memadukan girboks dari Honda GL 100 dan open belt pully milik mobil Daihatsu Zebra.

Inner dan outer primary kami rancang sendiri dan penunjang seperti springer dan teman-teman di Pekanbaru,” beber sang builder yang merancang gearset offset 4 cm.

Uniknya, ia juga merancang extension gastank yang disimpan di bagian downtube untuk menunjang performa dan durability motor ini.

Maklum saat menjajal aspal, dia akan digeber ownernya dalam turing turing jauh.

So..kita perlu extension gastank,” jelasnya lagi. Memang menarik diamati!

Demi pertimbangan estetika, Rambing tak mau ujud tangki terlalu besar! Agar tampilan mesin menjadi lebih dominan dan menjadi titik perhatian utama.

Apalagi V-Twin mesin Mazda mamang menarik untuk disimak. Jadi apa boleh buat, timnya merancang extension Gastank. Clever dan kreatif!

Yes! Era choppers die hard kembali lagi.. Welkom!

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

ridingread on Social Media

Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram
%d bloggers like this: