Sat. May 15th, 2021

MATIK INCARAN 2019 YANG MANA DAILY RIDING IDEAL? By Isfandiari MD

Peradaban matik memang dahyat! Dulu siapa yang  bisa memprediksi, serbuan motor  dengan percepatan otomatis ini bakal sangat dominan. Di Indonesia, ‘peradaban’ matik pastinya sangat isitimewa. Nggak cuma dipakai daily riding, pergi-pulang kerja, ke pasar dan aktivitas lain, motor matik jadi lifestyle…klub-klub meraksasa, event bikers meriah, modifikasi kenceng malah masuk ke dunia balap dan dragbike. Kita memang istimewa!

            Yuk, intip matik incaran tahun 2019…



Honda  BeAT

            Lewat kubukasi 110 cc mesin ESP, motor ini hadir dan langsung merajai pasar motor Indonesia. Lewat teknologi ESP-nya, ia dijanjikan pabrian sayap tunggal sebagai motor berakselerasi mantap plus bahan bakar efisien.

            Tentu tak itu saja. Ia juga dilengkapi fitur ACG Starter yang sangat classy! Saat rider menyalakaan motor, suara yang ditimbulkan nyaris tak terdengar alias senyap, Ia juga dilengkapi  fitur lain seperti ISS (Idling stop system), Motor ini langsung mati mesin jika tak dijalankan sela 3 detik saja. Fitur lainnya adaah side stand switch dan  parking brake lock.

            BeAt hadir dengan BeAt Pop dan BeAt Street dengan sensasi setang telanjang.

Honda Scoopy.

            Yang doyan nuansa ol skool, vintage dan romantisme jadul pastinya suka desain Scoopy.  Desain secara umum memang berkonsep klasik round serbamembulat mendekati bentukan scooter yang serbalawas Di sisi lain, walaupun klasik, fiturnya tetap kekinian. Simak saja, lampu bergaya projector dan fitur yang sama dengan BeAt.

Honda Vario

            Yang suka motor lebih bertenaga dan berdimensi besar, silakan melirik Vario. kubikasinya 125 cc, desain elegan modern kental unsur sporty. Makin sip, mesinnya menganut sistem pendingin cairan hingga tetap adem dalam heavy duty untuk bikers dengan mobitas tinggi. Fitur modernya sama dengan BeAt dan Scoopy.

Yamaha N Max

Doi bolehlah di nilangg fenomenal! Kehadirannya disambut antusias bikers dan jadi lifestyle tersendiri dengan menjamurnya klub-klub N-Max dalam skala massif. Ini jadi indicator keberhasilan tim garputala menyajikan  kelas maxi scooter dalam kubikasi 155 cc.

Motor ini dijejali teknologi teknologi VVA (Valve Variable Actuator) yang mamu menyajikan tenaga masksimal dalam setiap putaran mesin. Ergonomic ridernya juga jadi salah satu tolok ukur keberhasilannya di pasaran. Rider bisa terasa nyaman saat riding, serba luas malah untuk postur rata-rata orang Indonesia 160-175 an cm, kaki bisa selonjoran. Fitur lainnya juga sip! Spido LCD, lampu LED, bagasi yang luas untuk kerja atau turing dan banyal fitur keren lainnya.

Yamaha Mio

            Kalau ini  lawan langsungnya Honda BeAt dengan kapasitas silinder yang lebih gede yakni 125 cc. Meski cc-nya lebih gede ketimbang BeAt, garputala menklaim bahwa Mio ini  irit alias konsumsi bahan bakar yang efisien. Makin afdal, keiritan ini  bisa dibangu lelaku riding pengendaranya dengan  Eco Indicator. Jadi rider bisa tahu putaran gas yang mana untuk konsumsi bahan bakar paling pas. Oh ya, ia hadir dalam Mio M3 125, Mio Z, dan Mio S.

            So….pilih yang mana bro?

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

ridingread on Social Media

Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram
%d bloggers like this: