Sun. Sep 22nd, 2019

Masyarakat Urban Di Pentas Teater STSI Bandung

Teater Runtah

By: Yankee

Kehidupan masyarakat urban yang sangat kompleks dihadirkan dalam pentas teater. Semua pemain sangat menjiawai peran yang dimainkan. Tukang rongsok, pedagang sate, waria, boss pemilik rumah petakan yang disewakan, janda muda, preman, tante penyuka brondong dan wanita tuna susila yang jualannya di medsos semua itu adalah potret nyata kehidupan masyarakat yang ada di kota.

Cerita yang dihadirkan oleh Teater Runtah Senin (14/08) di kampus ISBI/STSI Bandung adalah fakta yang gak bisa dibantah dari persoalan yang terjadi di kota bandung saat ini. Pentasini menampilkan dialog dengan bahasa sunda yang sangat lengkap dalam undak unduk basa. Bahasa sunda emang sulit.

Di akhir pementasan, ridingread sengaja menemui salah satu pemain.
RR: “Apa pesan pesan teteh untuk kawula muda Indonesia khususnya di kota Bandung ?”
RC: : ” Bangsa kita sedang sakit karena persolan politik ”
RR : ” Apa harapan teteh terhadap dunia teater ?”
RC: ” Seni Teater adalah jiwa saya, segala kendala yang saya hadapi gak harus membuat saya berhenti berkarya. Masalah terbesar tentu saja dana karena pementasan teater penikmatnya sedikit.”

Malam semakin larut, dinginnya kota Bandung seolah mangajak RR untuk menikmati malam dengan sajian kopi panas disebrang kampus STSI. Tepatnya disudut Jl. Kliningan Buahbatu Bandung.

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

%d bloggers like this: