December 9, 2021
Mahbub Djunaidi diusulkan jd nama jln salemba tengah

MAHBUB DJUNAIDI DIUSULKAN MENJADI NAMA JALAN SALEMBA TENGAH WUJUD RESPECT LEGEND BIKERS By Isfandiari MD

Sosok Mahbub Djunaidi dikenal kalangan luas sebagai jurnalis handal, politisi ulung dan tokoh berpengaruh di kalangan Nahdlatul Ulama.

Namun tak banyak yang tahu jika beliau juga dikenal sebagai motorcycle enthusiast dan cukup dikenal di kalangan motoris khususnya bandung dan sekitarnya.

Buku Outsiders Kisah Para Penunggang Motor Karya Isfandiari dan Iwan Rasta

Dalam buku Outsiders Kisah Para Penunggang Motor, dikisahkan bagaimana si Bung (julukan brader Mahbub Djunaidi) dikenal dekat di kalangan bikers.

Oom Mahbub saat dikunjungi Oom Pramoedya Ananta Toer di kediamannya, Jl Kliningan 2 no.1 Bandung

Buat de Condors (julukan klub motor MMC Outsiders Indonesia) dan para tokoh NU, Oom Mahbub bukanlah sosok yang asing.

Sebelum beliau meninggal pada tahun 1995, de Condors early years sudah dekat dengan secara pribadi.

Beliau diangggap anak-anak motor sebagai kiai yang santai secara penampilan dan juga pemikiran.

Mereka sreg dan nyaman ketika membahas soal tatto sampai urusan nenggak cai naraka (minuman beralkohol).

Mereka ingin tahu kenapa agama melarang dan sebagainya.

Biasanya Oom Mahbub nggak langsung melarang, tapi berkisah tentang keburukan yang bakal menimpa.

Oom Mahbub biasa berbincang santai dengan Mang Beni Sabur (Mang Beben) dan Insya Ansyori (almarhum).

Macam-macam yang diomongin, banyakan sih cerita-cerita lucu…. (Buku Outsiders Kisah Para Penunggang Motor, halaman 243).

Sesekali ada pemandangan unik, bentrok massa kerap terjadi di rumah. Kata orang Sunda sih pa amprok antara antara motoris, sahabat PMII, Ansor.

Pemandangan yang langka, geng motor bertatto, berjaket kulit dengan sahabat berpeci di Ansor atau mahasiswa PMII.

Semuanya sowan ke Oom Mahbub untuk bicara berbagai hal, seperti dikisahkan dalam buku itu.

Oom Mahbub bersama Oom Hussein Badjerei tokoh Al Irsyad di Kebon Kacang 3 Tanah Abang, kediaman ayahandanya KH. Djunaidi

Malah ada wasiat serius Si Bung saat bercengkrama dengan bikers.”Denger..kalo gue mati, pengen seperti presiden.

Lihat kalo presiden meninggal, dari rumah ampe kubur dikawal motor. Tiap perempatan diberhentiin, gue jadi VVIP sampai kuburan.

Pokoknya heboh deh! Itu aje kemauan gue,” kata si Bung. Permintaan yang tak bisa dan alhamdulillah kesampaian.

Moment berpulang di 1 Oktober 1995, jenazah Oom Mahbub dikawal geng motor sampai pekuburan Assallam di zona Caringin Bandung.

Jadi syukurlah, saat ada gagasan dari Prof. Dr. Hj. Sylviana Murni S.H.,M. Si atau akrab disapa Mpok Sylvi, pejabat birokrasi di lingkungan Pemerintah DKI,

Mahbub Djunaidi diusulkan jd nama jln salemba tengah
mediasi bareng Mpok Slyvi , Bung Anies Baswedan, Oom Rusdi Saleh, Bang Becky,Budayawan JJ Rizal dan tokoh-tokoh lainnya

menggantikan nama Jalan SalembaTengah menjadi Jl. Mahbub Djunaidi, respon dari kalangan bikers juga sangat baik.

Berbagai kalangan bikers menganggap pantas jika Oom Mahbub diabadikan menjadi nama jalan,

”worthed dengan jasa-jasa beliau untuk negeri ini,” komentar Gingin Kurniadi, mastermind (founder-Klub MMC Outsiders Indonesia).”

Mahbub Djunaidi adalah Anak Betawi asli, tokoh senior Nahdlatul Ulama (NU), pernah kuliah di Universitas Indonesia (UI),

dan juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum PB PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) selama tiga periode berturut-turut.

Sangat lah tepat kiranya jika nama Mahbub Djunaidi dijadikan nama jalan pengganti dari jalan Salemba Tengah, Jakarta Pusat.

Karena di kawasan tersebut terletak kampus UI, kantor PBNU dan juga Sekretariat PB PMII.

Sebagai wujud nyata respek dan kekaguman sosok Mahbub Djunaidi, saya sangat mendukung gagasan pemberian nama jalan Mahbub Djunaidi.

Semoga bisa cepat terlaksana. Aamiin ya robbal alamiin,” Iwan Rasta, crossbone MMC Outsiders Jakarta chapter.

Selain Oom Mahbub, beberapa tokoh lain juga diusulkan menjadi nama jalan, diantarannya, Bapak Ismail Marzuki menggantikan Jl.Cikini Raya,

H. Darip menggantian Jl Bekasi Timur Raya, Guru Marzuki, menggantikan Jl. Mesjid Jatinegara dan Habib Ali Kwitang menggantikan Jalan Kembar III.

Moga segera terwujud. Support and respect dari para bikers!

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

ridingread on Social Media

Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram
%d bloggers like this: