Mon. Jul 22nd, 2019

KASUS PER-KASUS AGAR SAFETY SAAT RIDING By Isfandiari MD

Bermotor aman atau bahaya? Tergantung gimana kita menghadapinya. Memang benar, banyak banget bahaya hyang kita hadapai saat riding. Gimana meminimalisir bahaya itu, yuk kita share berdasarkan pengalaman brothers dan sisters yang sudah ngelotok di roda dua. Gas!

KASUS-KASUS YANG BIASA KITA HADAPI

     Saat motor bermuatan penuh dan ada hambatan di depan, nah..gimana tindakan kita  buat deselerasi? Rem mana yang duluan?

SALAH KAPRAH  : Banyak rider yang langsung tarik tuas rem depan dahulu, baru di ikuti dengan belakang.

ANALISA   : Memang benar, tindakan tersebut saat kondisi beban yang ditanggung motor normal. Karena sejatinya sepeda motor bergerak kedepan. Namun saat beban motor dalam kondisi penuh, berat akan lebih condong ke roda belakang. Alhasil apabila di rem depan terlebih dahulu maka gaya dorong dan bobot beban dari belakang akan terdistribusi ke depan. Alhasil motor menjadi sulit dikendalikan oleh karena perpindahan bobot tadi.

TINDAKAN YANG BENAR : Jika bobot muatan cukup berat.Gunakan rem depan dan belakang secara bersamaan. Hal ini akan meminimalisir gejala bagian belakang ‘ngebuang’ saat melakukan pengereman keras. Alhasil motor menjadi lebih mudah dikendalikan.

2. KASUS  : Saat mengisi bahan bakar perlukah turun dari sepeda motor?

SALAH KAPRAH  : Pengendara dengan tangki motornya mudah dijangkau tanpa harus turun dari motor, jarang yang mau turun dari tunggangannya ketika mengisi BBM.

ANALISA   : Sebenarnya, sikap turun dari motor itu tujuannya untuk keselamatan si pengisi bahan bakar (petugas SPBU) dan pegendara apabila terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan. Misalnya tiba-tiba ada percikan api, tentu orang yang berada pada motor tidak akan siap menyelamatkan diri dibanding orang yang posisinya memang telah turun dari motor.

TINDAKAN YANG BENAR : Demi keamanan, turun dari motor ketika isi BBM sangat disarankan. Toh dengan turun dari motor, sobat bisa sekalian mengecek tekanan angin melalui telapak tangan sobat. Lebih aman dan nyaman bukan?

3. KASUS  : Posisi memegang handle grip sepeda motor itu yang benar seperti apa?

SALAH KAPRAH  : Tidak begitu jelas awal mulanya kebiasaan ini, namun ketika naik motor, otomatis tangan kanan memegang grip gas diikuti dengan posisi jari yang siap (menempel) pada tuas rem depan.

ANALISA   : Sebenarnya ini masalah kebiasaan dan kenyamanan saja. Untuk pengendaraan di dalam kota, kebiasaan ini dapat merugikan maupun menguntungkan. Menguntungkan, bagi yang terbiasa respon cepat terhadap tuas rem dan dapat beradaptasi cepat dengan kekuatan pengereman motornya. Merugikan apabila pengendara feel-nya lemah terhadap pengereman motor, bisa-bisa malah nyusruk.

TINDAKAN YANG BENAR : As you know, di balap posisi tangan harus full menggenggam grip gas. Ini dimaksudkan agar ketika memasuki tikungan dan terjadi clash, pembalap tidak respon menarik tuas rem depan yang berakibat fatal karena jatuh. Namun itu di balap bung! Marc Marquez saja bilang, kalau posisi tangan itu senyamannya pengendara. Namun apabila didalam kota yang padat, baiknya genggam saja tuas tersebut. Namun apabila perjalanan luar kota, posisi jari jangan menggantung di tuas rem.

4. KASUS  : Teknik pengereman seperti apa yang tepat dilakukan di jalanan licin atau berpasir?

SALAH KAPRAH  : Mentang-mentang sudah pakai motor bersistem pengereman ABS alias Asal Berhenti Syukur, eh Anti Lock Braking System. Pengendara jadi belagu, dikira dengan tekan rem sekuat tenaga bisa menghentikan motor seketika.

ANALISA   : Jika dalam kondisi jalan normal, alias tidak licin memang full braking dengan sistem ABS dapat sempurna. Namun dijalan licin nan berpasir itu tidak ada gunanya. Sebab sensor ABS mendeteksi putaran pada roda. Kondisi yang terjadi adalah roda selip alias tidak ada cengkraman ban. Ban sudah berhenti, karena licin motor masih nyelonong.

TINDAKAN YANG BENAR : Jaga grip ban, ini butuh pengalaman untuk mengasah feeling merasakan titik cengkraman maksimum pada ban. Lakukan pengereman sehalus mungkin, meski pakai ABS. Dengan demikian traksi ban akan terjaga, motor dapat dikendalikan dan berhenti dengan aman.  

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

%d bloggers like this: