June 3, 2023

Journey Rembang-Semarang-Jogjakarta-Boyolali-Wonosobo-Banjarnegara-Brebes-Tegal-Pemalang

MENCARI RAJUT-RAJUT SILATURAHMI By Isfandiari MD

… Journey kali ini mengandung selaksa agenda. Dalam tim kecil, kami bergerak ke arah Timur untuk  bebuka destinasi di kota Rembang, ikut berbahagia atas pernikanan adik M. Zaim Cholil Muntaz dan Adelia Nanda Putri, adik bungsu Ketua PBNU KH. Yahya Cholil Staquf dan mentri Agama Yaqut Cholil Qoumas….

Hari masih pagi tamu kondangan belum banyak. Selamat Gus Zaim…
Mas Firdaus bertemu mas Ganjar

Masuk tanggal 12 bulan 5  2023, Tangerang, Jakarta, Bekasi sudah terhempas di belakang dalam segala hiruk pikuknya. Mobil melaju lancar kadang tersendat akibat trafic menuju Barat via jalan tol. Tujuan awal, kota Rembang dalam rangka menghadiri pesta pernikahan Gus Zaim, adik bungsu ketua Umum PBNU dan mentri agama saat ini.”Biar  saya yang nyetir, sampeyan duduk manis aja di belakang,” kata Bang Hari, kenalan baru saya yang intens di dunia kelautan. Di sebelahnya Bang Firdaus, tokoh muda yang punya banyak inovasi di bidang perminyakan dan  migas. Ia memiliki dasar ilmu di bidang engineering. Keduanya punya minta yang sama, ingin berkhidmat kepada Nahdlatul Ulama, sesuai kemampuannya masing-masing.”Di Rembang kita gabung dengan tim lain ya, ada Bang Chepi Rahmat , Abah Ivan dan mas Bowo,” jelas Firdaus. Kami sepakat bertemu di mesjid Agung Demak, saat kumandang adzan subuh bergema. Hari sudah masuk Sabtu, 13 Mei 2023. Selesain shalat subuh dan istirahat roko’an sejenak, kami sudah ada di kabin mobil masing-masing menuju jantung kota Rembang tempat perhelatan diselenggarakan. Hari masih pagi, dan mentari masih belum lagi meninggi.

Wasekjen PBNU, Pengurus Koperasi ANAS Pantura bersama Gus Mentri Agama RI
Bersama KYAI Misbah Jember di perhelatan Halal Bihalal NU, UIN Walisongo Semarang
Sepenggal acara hiburan musik di perhelatan Halal Bihalal

Gang  masuk kediamaman mempelai pria sudah sesak oleh hadirin. Pejabat, Kiai sampai rakyat biasa membaur jadi satu. Tak ada sekat disini, semuanya tersenyum riang melihat kedua mempelai  sumringah di singgasana, panggung sederhana persis di depan rumah mereka. Riak-riak santri tampak kentara saat beberapa pejabat marangsek masuk bersama stafnya. “Pagi Mas Ganjar..” sapa beberapa santri yang berebut menyalami Ganjar Pranowo, selaku Gubernur Jawa Tengah yang nyalon menjadi calon presiden usungan PDI Perjuangan. Ia berbaur santai dan akrab bersama tuan rumah. KH Mustofa Bisri, para pejabat PBNU  tentunya hadir dalam suasana yang membahagiakan itu. “Saya punya kesan mendalam atas perhelatan ini! KH. Yahya, Gusmen  (Gue Mentri-red) dan keluarga besar mereka saya nilai sangat sederhana dan merakyat. Ini gambaran nyata betapa tokoh-tokoh nasional ini sangat membumi,” kagum Mas Firdaus yang tanpak larut dalam suasana penuh kekeluargaan dan asyik menikmati hidangangan ala Rembang. Hadir beberapa rekanan lama dan famili kami dari keluarga  besar KH. Djunaidi  (Jakarta) dan keluarga besar almarhum KH Asnawi tokoh NU kharismatik dari Jateng.

Rois Am KH. Miftachul Akhyar memberikan arahan kepada segenap Nahdiyin
Wasekjen PBNU bersama KH. Nuriman Brebes, pimpinan Ponpes As Shodiqin

Mentari mulai meninggi dan Rembang mulai terasa panas.   Tim kecil lantas bergerak ,menuju Semarang untuk ikut berbaur dengan ribuan Nahdiyin dalam event Halal Bihalal akbar yang digelar di universitas UIN Walisongo Semarang. Rombongan kami menginap semalam untuk prepare tepat jam 9 pagi menuju acara. “Ini perhelatan besar. Banyak agenda penting yang akan disampaikan KH. Yahya dalam momen ini. Salah satunya mengenai program keluarga Maslahat yang akan disampaikan Mbak Alissa Wahid,” bocor mang Chepi yang selalu up date jika ada info terkini mengenai PBNU.

Bertamu di kedialam Mbak Henny dan keluarga, zuriah KH. Djunaidi (tanah Abang) dan KH. Asnawi (Kudus)
Beruntung bertemu Moch Mochajan, tokoh otomotif di depan Museum Kailasa Dieng Banjarnegara

Alhamdulillah, rombongan kecil kami mulus berbaur dengan internal NU dalam lingkaran ‘ring 1’-nya pengurus PBNU. Pagi itu sudah hadir poro Kyai, Rois Am KH. Miftachul Akhyar , ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf, sekjen PBNU Saifullah Yusuf dan segenap  wasekjen  dan pengurus PC-PW NU dari berbagai daerah. Mereka diterima tim tuan rumah yang dikomandoi HM Muzamil, ketua pengurus wilayah nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng. Beberapa moment penting, arahan Rois Am, Ketua PBNU disimak seksama oleh semua yang hadir. Agenda utama lainnya adalah pemaparan Mbak Alissa  Wahid ikhwal keluarga maslahat yang sedang gencar dilaksanakan di berbagi daerah.

JOGJA..KLATEN, HERE WE COME!

Kediaman mang Chepi Rahmat di Klaten, markas Lumbung Kreasi Nusantara

Journey berlanjut ke tengah masuk wilayah Klaten dan Jogjakarta. Beruntung banyak saudara, kelelahan kami terbayar saat mang Chepi mempersilakan rehat di kediamannya persis bersebelahan dengan candi Prambanan. Ada catata khusus tentang rumah ini! Sebuah persiggahan klasik antik berusia sekitar 100 tahun. Maklum anak motor, rumahnya ‘berserakan’ motor-motor klasik berbagai merek.”Ada lansiran Inggris, Jepang dan Jerman. Semuanya ol skool.., he he,” bangga sang kolektor ini. Arsitektur rumahnya juga keren! Rumah khas Jawa, berhalaman luas dan nyaman dipakai hang out. “Betul disini banyak potensi muda ngumpul, salah satunya komunitas Lumbung Kreasi Nusantara yang membuat konten-konten kreatif. Salah satunya film pendek ROMLI 5 episode untuk mengabadikan 1 abad NU. Waktu itu kami disupport MPM, main dealer Honda Jatim,” jelasnya sambil suguhkan kopi dan beberapa bungkus rokok.  Sayang .., tim harus berpencar! Rombongan Mang Firdaus dan Hari harus segera berangkat ke Jakarta untuk keperluan yang lebih urgent. Sedang kami hari perlu bersilaturahmi dengan Mas Jimmy, pengusaha Keju asal Cangkringan untuk membahas beberapa agenda penting. “Hati-hari di jalan gaes, kalau ngantuk wajib berhenti,” saran serius kami pada Mas Firdaus dan Bang Hari saat pamit menuju Jakarta. Sekejap mobil mereka hilang  di tengah malam.

Museum Kailasa Dieng Banjarnegara. wisata edukatif yang penting

Kediaman mang Jimy Cangkringan kaki gunung Merapi lebih mirip resort nan asri. Tastenya simpel, minimalis dan friendy. Rumah berkaca lebar dan kolam renang tanpa sekat langsung ke halaman yang ditumbungi pohon-pohon besar. Betah memang berlama-lama di ini dan asyik dipakai diskusi penting tentang banyak hal. Mang Jimy pengusaha keju yang sukses! Ia mendatangkan sapi-sapi, berternak, hasilkan susu dan memproduksi keju. Sebuah profesi menarik yang banyak diidamkan orang dengan penghasilan yang menggiurkan. Congratz bro!

Bro Henky (MACI Jateng) terangkan artefak-artefak di museum ini

Perjalanan kami masih jauh. Dari agenda dengan  Jimmy kami lanjut ke dataran tinggi dingin, zona wosata budaya Dieng , berbatasan antara Wonosobo dan Banjarnegaea ditemani bro Syakib. Wilayah ini kami niatkan untuk menyapa masa lalu lewat peninggalan peningalan candi dan kisah-kisah spektakuler nenek moyang kita di era Hindu khususnya aliran Shiwa. “Welkom bro! Gimana masih turing?” sapa mas Henky Krisnawan, anggota MACI (motor Antique Club Indonesia) yang juga DISPARBUD, pengelola museum Kailasa, pemerintah daerah Banjarnegara. Kesan pertama bertemu orangnya pasti nyentrik! Berpakaian ala bikers ol skool, berkalung rantai, ikat kepala  dan sangat fashionable. Kami diajak turing singkat museum, melihat artefak-artefak sekaligus memberi keterangan rinci sejarah penemuan. Makin afdal mas Henky mempersilakan kami masuk studio mini menonton film pendek ikhwal sejarah Dieng. “Idealnya semua pengunjung di Dieng tak hanya menikmati lansekap indah, outbond atau kemping. Mereka harus datang ke museum ini untuk mendapatkan informasi penting tentang mahakarya nenek moyang mereka dahulu. Di sini juga tersedia buku-buku yang bisa di baca di tempat, gratis!” jelas Henky.

Sudut Museum Kailasa
Silaturahmi me njadi keberkahan Koperasi Anas Pantura, Ebinsu, PBNU dan Pesantren As Shodiqin Brebes

Betah berlama-lama di sini, sampai hari menjelang sore dan udara mulai mencubit tulang. “Kami ingat saya gak? Dulu pernah di motorplus khan? Ayo…coba siapa saya?” sapaan akrab ujug-ujug dari seseorang yang masih kelihatan gagah! Allaku akbar! Sungguh beruntung! Dia seorang legend yang sangat dihormati kalangan offroader dan motoris. Bro Moch Mochajan,bukanlah orang sembarangan. Ia builder kreatif khususnya mobil off road. Karya paling legendari tentunua Puch Styer Haflinger multiroda yang jadi bahan liputan utama tabloid Motorplus, majalah BIKERS dan Otomotif di awal 2000-an. “Saya sudah pensiun, sekarang menikmati hidup dengan turing bareng rekan-rekan. Kapan-kapan hang out ya, kami harus lanjut lagi,” beres kami foto bersama. Ia lanjut dengan Honda Win kesayangannya. Ride safely bro Mochajan!

Habiskan malam di zona parkir kapal-kapal Nelayan Pantura bareng bang Kribo dan kawan-kawan
Diskusi intens kemungkinan kolaborasi tim Koperasi Anas Pantura, Tegal Brebes demi percepatan ekonomi santri

Dataran tinggi Dieng memasuki Maghrib. Udara semakin ‘bersahabat’ bagi pecinta dingin ekstrem. Kabut mulai menyapa dan pandangan semakin terbatas. Diantara kabut itu, hadir tim penjemput kami,anggota tim koperasi ANAS Pantura yang banyak menjalani aktivitas meropong potensi perikanan, pertanian juga industri. “Sekarang kita menuju Brebes dan Tegal. Sekalian silaturahmi KH.Nuriman, pengasuh pondok Pesantren As Shodiqin,” ajak salah satu tim koperasi. Tentu moment yang tak bisa ditinggalkan. Apalagi kami janjia bertemu kang Suyoko dan tim penggiat puput organik , Iwatori Jepang.Kang Yoko juga berniat sowan Kyai dan berdiskusi tentang potensi pertanian di Brebes. Kebetulan!

    Sungguh hangat sambutan KH. Nuriman kami sowan di pesantrennya. Ibu nyai menyuguhkan minuman rempah segar berikut makanan berat, sop iga sapi yang susah dilupakan kenikmatan rasanya. Dalam kesempatan itu kami meminta doa Kyai dan celah sinergi antara Koperasi Anas Pantura, pihak Kang Yoko juga warga nahdiyin di Brebes. “Wilayah ini sangat strategis dan potensial diajak kerjasama. Brebes punya potensi terutama bawang. Masih banyak yang bisa kita sinergikan,” ajak Kyai. Bebuka pertemuan ini menghadirkan banyak agenda yang bisa didiskusikan di waktu mendatang. Saat pamit dan sebelum foto bersama, Kiai Nuriman mendoakan agar semua lancar dan sukses. Aamiin.

    Tegal dan Pemalang menyisakan akhir perjalanan ini. Di wilayah ini kami diskusi intens sampai subuh dengan para nelayan dan petani wilayah. Agenda obrolan tentang potensi dan kendala yang di hadapi. Mas Bowo dan H. Yulfan, tokok koperasi ikut rembukan dengan tim Tegal-Brebes yang dikordinasi bro Andi Suwandi yang akan bereaksi saat disapa Bang Kribo.Dari mereka lahir banyak sekali info menarik, tentang potensi penggunaan pupuk organis Iwatori milik tim mang Suyoko, pengadaan mesin-mesin kapal buatan Jepang, kemudahan ijin zona pelayaran dan banyak lagi. Bang Kribo memaparkan gamblang kemungkinan-kemungkinan sinergi, terutama dengan teman-teman ANSOR dan Nahdiyin lain. Secara statistik nelayan disini mayoritas warga Nahdlatul Ulama.”Mereka perlu diperhatikan kesejahteraannya Gus,” jelas Bang Kribo pada saya.

    Sebuah pengalaman baru melihat secara langsung kapal-kapal besar berlabuh di perairan pantai Utara Jawa ini. Kapal ini menjadi saksi perjuangan para nelayan kita berjuang menafkahi keluarganya. “Kami hidup prihatin. Bisa berbulan-bulan di laut mencari ikan. Jika kurang beruntung, kami tidak dapat hasil apa-apa. Beruntung istri-istri nelayan adalan insan yang tangguh. Mereka bersyukur suami-suami mereka  pulang dengan selamat walaupun kadang tidak membawa hasil. Kami sudah terbiasa menghadapi ujian-ujian ini. Moga ke depan, saat sinergi dengan koperasi ini berjalan ideal, kesejahteraan kami bisa meningkat,” harap bang Kribo dan kawan-kawan.   Aamiin.

    Dalam waktu dekat akan disusun agenda pertemuan yang lebih intens antara mereka dan tim yang hadir malam itu. Teman-teman dari ANSOR akan dihadirkan, jadwal akan disesuaikan.  Insya Allah dalam waktu dekat terjadi progress yang membahagiakan kita semua.

    Bukan begitu bro?

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

ridingread on Social Media

Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram
%d bloggers like this: