Tue. Jan 21st, 2020

Journal Journey Ridingread.com Jakarta-Karapyak Pangandaran IKUTAN KONTES MODIFIKASI BROTHERS IN ARMS DAN………By Isfandiari MD

….Dan Kalah! He ..he ..its ok,lawan lawannya memang keren. Ada Yamaha Scorpio street tracker dan satu Kawasaki KZ200 milik life members Outsiders MC desain Brat Style dengan detail dan bodywork tapi. Its ok, Ikutan kontes sekadar meramaikan dan perpanjang silaturahmi,apalagi jurinya trio senior bikers,Mang Bro,Gingin Kurniadi dan builder Razzle Dazzle,Indra Bluessmann.Kesempatan langka khan?…

Turing ini cukup seru dan pastinya menyenangkan. Pas moment Event Brothers in Arms Riders Invasion sesi terakhir, tiga brothers antusias ikut, Mang Anton Magaski, Yahdi Jamhur dan Morisa. Ketiganya cukup ‘’manggung’ di dunia audi visual.Bangga juga riding bareng rute Jakarta-Pantai Karapyak Pangandaran.

Day 1, jumat 13 Desember,sepakat ketemu di Parung jam 2 siang. Maklum di bulan Desember,kami terpaksan hang out agak lama sampai Isya, musababnya hujan tak jua reda. “Dah gas aja..semua pakai jas hujan,”tantang Anton Magaski.Jadilah berempat menebus hujan dalam dinginnya malam.


Masuk Cipanas,kami mengisi perut di kedai sate trotoar persis di depan pasar.Recomended untuk para peturing. Penjualnya kakek jagjag (segar-tegap) usia 76 tahun yang melayani kami sambil berbagi tips bagaimana tetap sehat dan tampak muda dibanding usianya.”Tetap semangat,minum air hangat tiap pagi dan bergerak terus!” Katanya,Nasihat berharga yang terbukti ampuh.Sajian satenya juga komplet, sate sapi,kambing,ayam dan marangi sapi.Rata rata seorang bayar 30 ribu.Wajar untuk tusukan sate yang memang besar-besar.


Kenyang dan hangat,kami lanjut arah Bandung.Rencananya gabung dengan 40 han rombongan all bikers menuju Pangandaran.”Masih kami tunggu lo,asal sampai Bandung jam 2 malam,”sahut mang Meidi Amedeuh ketua pelaksana Event Brothers In Arms (BIA) di telepon.

Wah namanya turing,waktu sulit di prediksi.Apalagi masuk Cianjur kami ‘Dicegat’ bikers milenial life members MMC Outsiders Cianjur Chapter.Mereka rela keluar club house yang jaraknya satu jam dari lokasi hanya untuk bertemu sejenak dan tawarkan teh panas dan kopi.Thanks bro,walau singkat pertemuan sungguh berharga.

Begitulah,kami tiba di Bandung setengah 3 dini hari dan rombongan besar Pangandaran sudah riding terus ke Timur.”Ketemu di Pom bensin Gentong Ciamis ya..” sapa Gingin Kurniadi,yang punya job desk sebagai juri kontes di event BIA. Lagi -lagi pas kami sampai mereka sudah bergeser ke arah Banjar langsung cusss Pangandaran.He .he gak jodoh nih,gabung rombongan besar.Fisik lumayan terkuras akhirnya putuskan rehat,tidur di pom bensin Gentong sampai pagi.

LANSEKAP KEREN PANTAI KARAPYAK PANGANDARAN

Menjelang siang pantai Selatan dibuat heboh dan berisik dengan rolling 300 san bikers peserta BIA.Mereka barengan menuju venue event,pantai Karapyak berjarak 30 menitan dari Pantai Pananjung. Sekedar info,pantai ini terbilang sepi,bersih dan belum banyak dikenal. Pemandangan keren,fasilitas villa,hotel,camping ground lengkap,pastinya destinasi ini jadi aternatif paten wisata pantai Pangandaran selain Pananjung,Green Canyon,Karang Nini atau Batu Hiu.

Finish di sana,pantai sepi berubah sejenak suara motor bebagai jenis dan kapasitas. Nah detail artikel soal acara, di share nanti ya,khusus infokan romantika Brothers In Arms Riders Invasion.

TIGA KAWAKASI BEDA VARIAN

Minggu kang Morisa beda jalur.Ia ada perlu lain lanjut ke Timur Langsung Utara menuju Semarang.Sedang kami bertiga balik badan menuju Jakarta rute Pangandaran-Tasikmalaya Bandung Jakarta.Awalnya hari cerah tapi ujung-ujungnya ditemani hujan yang setia.Temperatur priangan timur seperti biasa ..dingin menusuk tulang.Ditemani guyuran hujan,dinginnya makin lengkap!Alhamdulillah…


Tak sengaja,semuanya nyemplak Kawasaki.Anton,diantar Kz 200 Binter Merzy 1981 modifikasi ala vintage stracket, Isfan W175 dan Yahdi sreg dengan Ksr 110 yang sejatinya bukan karakter turing jauh karena masuk kategori motor kecil baik dimensi juga kapasitas.Sipnya doi enjoy aja walau diakuinya agak pegal karena kaki menekuk.

Pas artikel ini turun,kami masih ada di Tasikmalaya Minggu,pukul 22.23 Wib waktu Tasik,Hujan nasih rapat tapi perjalanan bukan karena hujan tapi urgensi lain.

Ceritanya dilanjut lagi ya!Salam satu aspal,ride safely and enjoy!

Follow IG@Ridingreads dan FB riding read

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

%d bloggers like this: