Wed. Jul 8th, 2020

JAMBORE NASIONAL TS KE-4 PANGANDARAN FIESTA 2020 -Part 2 DUAL PURPOSE YANG HISTORIKAL By Isfandiari MD

Istilah TS cukup beragam.Sebagian mengatakan Two Stroke (TS) atau ada yang bilang Trail Suzuki (TS) malah menerjemahkan kepanjangan dengan Teman Setia (TS).

Tapi yang pasti, ia sudah jadi motor legenda.Apa sebab?Selain ideal dalam spesifikasi mesin,motor legenda punya output:melahirkan fanatisme dan jadi jembatan silaturahmi.Untuk perkara ini,Suzuki TS sudah melakukannya….

Itulah yang dirasakan event ini saat menjalani hari ke 2 di Sabtu (25/1) di venue Lapang Kitri Pramuka Wonoharjo Pangandaran. Baru saja mentari nongol,ratusan TS-mania sudah ngumpul bersiap masuk jalur.”Salut untuk tuan rumah yang men-set jalur ini.Lengkap,pemandangan bagus,tantangan dahyat,sampai memasuki sungai dengan para ‘bidadari’ menunggu,” kesan peserta.Ini bukan kisah Jaka Tarub lho!Beneran..panitia menset skenario unik sebagai sajian para adventurer.Di pertengahan jalur mereka bertemu ladies seksi nan cantik yang bisa menghilangkan lelah.Jadi ajang selfie dan foto bareng.Benar-benar unik.Keren! Tapi awas, bermasalah dengan orang rumah lo! “Event yang keren!” nilai Hendra TAB yang ngetrail dari Bandung Selatan.

“Menjadi tujuan kami.Terpenting,mereka puas menjajal trek Pangandaran,” buka Zaki Adam,panitia inti sekaligus Sekretaris umum gelaran ini. “Kerjasama yang apik antar komunitas yang ikut support personel STOP (Suzuki TS Owners Pangandaran),” bangga Sulyanati, founder STOP yang juga pemilik resort estetis Glamping Karapyak.

HADIRNYA 360 KAMERA YANG DIBAWA PANITIA

Banyak peserta tak mau menyia-nyiakan lansekap di jalur yang disediakan. Termak rekan dari Primeskills penggiat Virtual Reality yang dibantu mang Tata Suryana dari Batalian Seket (50). Dia mengambil stok gambar 360, untuk mengabadikan moment ini.”Jalur yang menantang, peserta emasuki wilayah Wonoharjo, Sidomlyo, Cimeri, Pager Gunung, Tengesin, Parakan, Bagongan tembus Sukahurip

KONTES MODIFIKASI ..SANGAT KOMPETITIF!

Sambil 600-san peserta masuk jalur,venue diisi kontes modifikasi yang sangat kompetitif. Mereka menggelat 3 kelas bergengsi:Original Pabrikan,Restorasi dan Modifikasi Ekstrem yang dinilai 3 juri yang dipercaya.” Kompetisi yang sangat ketat! Kami harus benar-benar teliti menentukan yang terbaik di tiga kelas bergengsi ini,” jelas Beni BCL dan Sutan Pertamax yang mendampingi ridingread.com dalam penjurian.Disepakati kriteria penilian dalam aspek:Sinergi Antarkomponen,airflow,ergononi,detail,finishing dan terpenting konsep yang ditawarkan.”Sangat kompetitif!Di kelas modifikasi, builder memiliki egonya masing-masing.Ada yang tetap mempertahankan roh TS sebagai daliy use muti purpose dan penjelajah. Ada yang agresif menjadikannya sport trail modern bahkan ada yang membuatnya jadi motor mini diameter roda kecil.

Beruntung ridingread.com diberi kesempatan menjadi juri.Salah satu peserta terbilang out of the box! Contoh bang Eric trailmania ekstrem. Ia merancang winch di motornya,terhubung langsung git depan.Sangat inspiratif dan kreatif. Peranti ini memang sangat membantu Eric yang suka bertualang dalam jalur yang sangat ekstrem sendirian, Namun dalam penilaian tentunya original konsep dan terobosan keren ini jadi salah satu penailaian dan harus bersaing dengan point-point lain semisal detailing, finishing sampai kerapihan pengecatan. “Kelas original juga lumayan menguras konsentrasi! Semuanya rajin mempertahankan originalitas tinggal yang mana yang paling unggul. Kami sampai harus mengecek jalur kabel untuk me mastikan otentiknya kelas ini,” jelas juri.

Secara kesuluruhan moment Jambore TS ini sangat sukses. Ajang silaturahmi, keriuhan event, entertaining, jalur yang keren, kontes sampai gelaran endure. Nggak heran, kang Krisnadi KHolik, ketua PALS (Pangandaran Adventure Lifestyle) terlihat enjoy di gelaran berbaur dengan tamu yang hadir. Tampak beberapa tokoh lain yang sayang untuk tidak disapa. Selain para founders TS Owners Indonesia, trailmania, founder klub ada juga dedengkot Dogman, mang Nanang Sale, Bos Hawex Factory mang Uus Husnaeni juga tamu dari Bandung, Asep ‘Bob Napi’ Lesmana, sekretaris Viking Sura Resign, penyiar radio Moshfit dan Oz yang sering nongol jadi MC acara underground Bandung.”Saya sedangn survey dan konsultasi dengan mang Dede Ecenk, kemungkinan menyelenggarakan trai-nya Viking di wilayah ini,” bocor Bob.

Masuk malam Minggu, trailmania masih disuguhi Kambing Guling, live band dan DJ Party. Sambil menikmati pesta, masing-masing peserta ada pembicaraan persiapan JAMBORE ke-5 di Kintamani Bali. Weiz…pastinya ditunggu-tunggu. See ya next years. Bali…here we come!

Follow IG@ridingreads dan FB riding read

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

ridingread on Social Media

Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram
%d bloggers like this: