Wed. Sep 23rd, 2020

H. Musa ‘Ijeck’ Rajekshah SALAH SATU BROTHER KEBANGGAAN DIANTARA KITA.. By Wawan

Amang  H. Musa ‘Ijeck’ Rajekshah terus terangnya adalah sosok yang inspiratif. Usia masih terbilang muda namun pencapaiann sudah gemilang. Diantara bikers, ia sosok familiar. All brothers penyuka turing pasti kenal, minimal tahu Amang Ijek sebagai peturing sejati yang punya riding skill mumpuni. Diantara mobilis? Wah , apalagi! Ia tokoh otomotif roda 4, adventurer, pembalap jempolan dengan segudang prestasi.

     Bro lansiran 1 April 1974 itu sudah concern di belakang kemudi sejak usia 12 tahun. “Kisaran tahun 1986 (kelas 1 SMP) ikut event grasstrack di Medan. Dari situ kemudian tertarik dengan reli, apalagi sejak tahun 1987 Sumut jadi tuan rumah internasional. Dimulai dengan digelarnya event Trans Sumatera Rally dengan rute Medan menuju Lampung, serta kejuaraan reli Asia Pasifik (Asia Pacifik Rally Championship/APRC) sejak 1989 hingga 1995, disusul kejuaraan dunia (WRC) pada 1996 dan 1997,”ungkapnya.

Dari beberapa hobi otomotif yang dilakoni, Reli memang punya nilai prestisus,”Hampir tiga dekade aktif di reli dan offroad, sampai saat ini saya belum menyatakan pensiun. Dalam perjalanan itu ada ratusan trofi sudah diraih bersama gelar-gelar juara, antara lain juara nasional sprint reli 2006 serta runner-up nasional speed offroad di 2005,”ungkapnya Ijeck juga menjadi satu dari sedikit atlet Sumut yang dilirik sponsor untuk berlaga di pentas nasional, yakni ketika membela tim Pennzoil berlaga di ajang kejurnas.

Hingga penghujung tahun 2017, Ijeck tetap konsisten tampil di ajang kejurnas reli, baik itu jenis sprint ataupun speed reli (reli jarak panjang) serta di ajang speed offroad bersama navigator M. Budi Parama (Uche). Dia juga menjadi langganan ikut serta di ajang kejuaraan Asia Pasifik (Asia Pacifik Rally Championship/APRC) pada 1989 hingga 1996 dan 1997 saat level kejuaraan naik menjadi kejuaraan dunia (Word Rally Championship/WRC) yang mengambil lokasi di kawasan perkebunan di Sumatera Utara.

Nggak kalah penting, kiprahnya di dunia politik sebagai tokoh masyarakat. Misalnya komentarnya yang dilansir banyak media massa saat dipinang Edy Rahmayadi untuk maju dalam pilgub Sumut (27/6) mendatang.”Bila nanti diberi amanat rakyat Sumut untuk memimpin lima tahun kedepan izinkan saya tetap melakohi hobi saya dibidang otomotif. Saya bersyukur Bang Edy bisa memahami itu. Baginya, selama tidak mengganggu tugas utama nggak ada masalah,” katanya tulus.

Ia memang inspiratif! Baginyaa, berkiprah di dunia otomotif tak sekadar hobi. Rasa empati Ijeck sangat terasah. Dari obrolan diantara brothers, dia dinilai sebagai sosok pemimpin yang religius dan dekat dengan para ulama. Sebagai Ketua Yayasan Haji Anif membuat program membersihkan masjid gratis sejak tahun 2000. Hingga saat ini ada 35 unit mobil pembersih Masjid gratis dengan tiga crew tiap mobilnya yang secara rutin membersihkan 3000 masjid selama 1 bulan.

Ia memang layak menjadi inspiratif. Sehat dan semangat terus Amang Ijeck!

IKLAN

For more details WA ridingread.com/Isfandiari 087881452626

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

ridingread on Social Media

Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram
%d bloggers like this: