Fri. Dec 6th, 2019

FESTIVAL TAJUG 2019 CIREBON MOMENT SKALA NASIONAL UNTUK REKATKAN UMAT By Isfandiari MD

….Moment ini cukup disambut all bikers khususnya Cirebon dan sekitarnya. Tapi memang belum jodoh, rolling city di ajang Tajug 2019 belum terlaksana karena two wheelers punya agenda tersendiri semisal even Brothers In Arms di Kabupaten Bandung dan sederet event bikers lainnya. Di sisi lain, event skala nasional  gawean santri  Nahdiyin disuport Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Keraton Kasepuhan Cirebon ini sangat fenomenal. Alhamdulillah dihadiri KH Ma’ruf Amin, wakil presiden RI,  Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil sebagai tuan rumah, Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis, Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan, PRA Arief Natadiningrat, dan Ketua Panitia Festival Tajug 2019, KH Mustofa Aqiel Siradj…..

INGSUN TITIP TAJUG LAN FAKIR MISKIN… itulah pesan Sunan Gunung Jati kepada umat Islam se-nusantara. “Pesan kami pegang teguh  dan menjadi motto event Tajug yang sudah berlangsung dari tahun 2018,” buka KH Abdul Manan A. Ghani, ketua PBNU bidang Dakwah dan Takmir Mesjid sebagai panitia inti yang diketuai KH. Mustofa Aqil Siradj, pengasuh Pondok Pesantren Kempek Cirebon.

Band Marjinal di festival Tajug 2019
Marjinal: Mike, Bob dan Raven
Gigs Band, bawakan Yalal Wathon versi rock

Bagi kamu milenial, event ini punya kesan tersendiri. Sebagai gebrakan awal, panitia menyelipkan konten acara bertema Zona Santri Milenial.”Ini salah satu cara kami mendekatkan kaum milenial dengan masjid dan dunia dakwah pada umumnya,” tutur Muiz Ali dan Syarief sebagai panitia inti dilapangan.  Jadi nggak heran, di acara ini hadir juga konten unik khas   milenial seperti lomba film pendek bertema Hang Out di Mesjid Asyik dan hadirnya Virtual Reality Dakwah support tim anak-anak milenial dari Primeskills-Serpong Tangerang.” Sangat berkesan mengikuti acara ini. Syukurlah, aplikasi teknologi kami dicoba langsung KH. Manan Ghani,  Gus Idris dari  Lembaga Takmir Mesjid dan santri-santri yang hadir di acara,” bangga Derrin Matthew,Christopher Rey dan Yoshua Situmorang. Bahkan di sela-sela acara mereka sowan ke pesantren Buntet dan demo Virtual ke pada kang M Abdullah Syukri, SIP MA yang akrab disapa Gus Abe. “Penggunaan teknologi memang menjadi buah simalakama bagi santri, namun jika diterapkan dengan benar bisa menjadi metode dakwah yang efektif,” komentarnya saat mencoba aplikasi virtual reality ini. Suasana demo terbilang seru karena santri dengan gayanya masing-masing mencoba latihan dahwah lewat virtual ini. Beruntung sekali tim ini juga berkesepatan bertemu  langsung ayahanda Gus Abe, KH. K.H. Hasanuddin Kriyan dan sempat berbincang sejenak. Alhamdulillah…

Virtual Reality Dakwah dari Primeskills di Pesantren Buntet Cirebon
Santri kang M Abdullah Syukri, penngasuh Pesantren Buntet dan primeskills , sosialisasi Virtual Reality dakwah
Mochamad Nur Habib – PMII IAIN Surakarta, penasaran dengan Virtual Reality di Tajug 2019

“Seru  juga nih mencoba  virtual dakwah di event Tajug ini. Akan saya ajak mereka  ke ajang-ajang mahasiswa  di daerahku.” Komentar  Mochamad Nur Habib – PMII IAIN Surakarta. VR ini dicoba juga kang Hari dai Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Bung Karno (UBK) Jakarta.

    Makin milenial, panggung pun dihiasi penampilan unik yang terkesan ‘out of the box’ dari kebiasaan event untuk menyambut Hari Santri Nasional ini. Hadir 2 band aliran keras, GIGS Band dan Marjinal yang berbagi panggung dengan hijaber cantik Puja Syarma asal Aceh.” Sangat terkesan menggung di ajang ini. Kami membawakan lagu-lagu religi beraliran rock termasuk Yalal Wathon, mars Subhanul Wathon karya KH. Wahab Chasbullah dalam versi rock progresif,” bangga Ipank, Irvan, Isfan dan Jim para personel GIGS band. “Sebuah gelaran yang unik, banyak santri memang suka lagu-lagu Marjinal. Penampilan kami di ajang Tajug persis di alun alun Kasepuhan ini sangat berkesan,” nilai Mike, frontman

 Marjinal mewakil member band lain bob (bass)  dan  Raven (Auditional drum).

Over all..event Tajug ini memang seru. Selain pejabat bahkan RI 2 hadir, kaum milenial kalangan santri juga awam, ikut menikmati Tajug 2019. Mereka punya harapan besar, moga Tajug 2020 lebih jos  lagi dan melibatkan lebih banyak generasi milenial.

    Semoga!

PENGUMUMAN RESMI KH. ABDUL MANAN A GHANI, KETUA PBNU BIDANG DAKWAH DAN TAKMIR MESJID TERKAIT PEMENANG VIDEO PENDEK HANG OUT DI MESJID ASYIK…

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh…halo gaes..saya KH.Abdul Manan A. Ghani ketua PBNU bidang Dakwah dan Takmir Masjid-Saya mewakili Nahdlatul Ulama  dan panitia Festival Tajug 2019 sangat mengapresiasi antusias saudara-saudari untuk ikut lomba film pendek ini.Inshaa allah berpahala karena semakin mendekatkan kita kepada masjid.Semua film yang yang Anda upload sangat saya nikmati. Dan berdasarkan penilaian dari aspek ide, editing, tata suara dan lain sebagainya..kami memilih 6 besar yang berhak memenangkan lomba ini…

Bismillah..

-Juara  harapan tiga: Santri milenial (lutfi Putra)

-Harapan 2: marbot nyeleneh (mohamad Rahmatulloh)

-harapan 1:Hang out di Mesjid asyik (al musy media)

 Juara 3:Romantisme buku (luthfan aji)

Juara 2:Canging Journey (Bilqis Sigra Milir)

 Dan…

JUARA PERTAMA ADALAH….BISMILLAH..

….PESONA CULTURE NUSANTARA (garhelos Team)

Selamat untuk pemenang…Hadiahnya akan diurus panitia,selamat dan teruslah melahirkan karya yang bermanfaat..

WASALLAMU ALAIKUM WARAHMATULAHI WABARAKATUH.. (KH. Abdul Manan A Ghani)

Juara 1 = 3.000.000

Juara 2 = 2.500.000

Juara 3 = 2. 250.000

Juara harapan 1 = 1.000.000

Juara harapan 2 = 750.000

Juara harapan 3 = 500.000

*** Pengumuman KH. Abdul Manan A Ghani bisa disimak di channel You Tube ridingread.com***

Follow Ig @ridingreads dan FB riding read

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

%d bloggers like this: