Thu. May 13th, 2021

FDR AJAK BIKERS TOURING DAN DONASI KE LOMBOK KENALAN BAN BARU SAMBIL BERAMAL..SANGAT INSPIRATIF BY AMR

Gempa yang meluluh lantakkan Lombok Utara pada 29 Juli 2018 sudah menelan ratusan korban jiwa dan menghancurkan ratusan ribu bangunan. Dan hingga saat ini belum semua wilayah mendapat penangan yang maksimal akibat terbatasnya alat dan bantuan, apalagi untuk wilayah Lombok Utara bagian pelosok seperti desa Genggelang.

 

  1. Suryaraya Rubberindo Industries  ( PT. SRI ) selaku produsen ban FDR tergerak hatinya untuk membantu masyarakat disana dengan membuat aksi peduli Lombok.  “ Kegiatan FDR Peduli Lombok ini tidak hanya memberikan bantuan beras, obat-obatan serta perlengkapan sekolah, namun juga membangun ruang ramah anak yang diberi nama Tiok Gangga FDR” ungkap Chamilus Ali Santo, Direktur Marketing PT.SRI.

Nah, sambil riding dengan tujuan mulia ini, mereka meluncurkan varian terbaru mereka yaitu FDR Sport Zevo untuk depan dan Maxtreme. untuk versi Maxtreme FDR sudah mengujinya di gelaran kejurnas supermoto.  Dan kini ban ini siap dipasarkan. Namun untuk mengujinya secara langsung di jalan, PT. SRI dan jaringan distribusi untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara yaitu PT. Tiga Inti Mitra ( PT.TIM ) memberi ban secara cuma-cuma kepada para bikers pengguna N Max , Yamaha Vixion dan Honda CB 150 sebanyak 50 bikers.

Rombongan Bikers yang terdiri dari beberapa komunitas ini pun langsung digiring ke Lombok untuk menjajal ban tersebut sekaligus menyalurkan donasi dari PT. SRI ke Lombok Utara.  Perjalanan dimulai jumat (28/9/18) dari Bali ke Mataram, dan dari Mataram ke Lombok Utara pada sabtu (29/9/18)langsung menuju desa Genggenang.

 

Bantuan dari FDR kali ini akan di distribusikan ke Desa Genggelang yang di dalamnya terdapat beberapa dusun seperti Kerta Raharja dan Senara yang kami kunjungi. Di seluruh desa ini hampir semua bangunan rata dengan tanah lho. Bahkan sekolah dan beberapa beberapa fasilitas public pun rata dengan tanah.   Di wilayah FDR bekerja sama dengan KUN Humanity System , salah satu organisasi kemanusiaan yang sejak gempa terjadi menangani warga di wilayah ini. Dari hasil klinik medis posko satelit yang telah dilakukan oleh KUN, jumlah anak-anak yang terjangkit ISPA dan mengalami luka-luka semakin meningkat. Hal ini karena tidak adanya area bermain dan belajar sementara orang tua mereka sibuk memperbaiki rumah dan ladang mereka.   “ Jadi yang sangat dibutuhkan disini adalah ruang terbuka dan ruang ramah anak “ ungkap Dr. Chandra Sembiring Meliala, CEO & Founder KUN Humanity System . “ Konsepnya untuk menyediakan area yang aman sekaligus mempersiapkan pemuda-pemuda lokal untuk menjadi kader dengan dilakukannya pelatihan pendidikan anak usia dini dan pengenalan gejala trauma dan cara mendeteksi dan memberikan pertolongan pertama terhadap trauma anak “ jelas Dr. Candra Sembiring Meliala,.

 

Untuk hal inilah FDR juga memberikan donasi berupa bangunan pendopo sebagai ruang terbuka yang diberi nama Tiok Gangga, Tiok Gangga dalam Bahasa setempat artinya tumbuh mengalir. Nantinya akan ada tiga Tiok Gangga lagi yang akan dibangun di wilayah  yang membutuhkan. Dan Desa Genggelang menjadi tempat pertama.

Oh ya, penasaran dengan ban baru mereka? Nanti ya, kita ulas terpisah…

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

ridingread on Social Media

Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram
%d bloggers like this: