Mon. Jun 17th, 2019

Deklarasi Mahbubian, Surakarta 26 Januari 2019 MAHBUB DJUNAIDI: TOKOH INSPIRATIF GENERASI MILENIAL

Moment bersejarah terjadi di café Lincak Kopi, Jl Brigjen Katamso, Pucangan Sukoharjo, dekat kampus IAIN Surakarta. Puluhan mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dari Sukoharjo, Solo, Salatiga, Semarang, Wonosobo, Temangung, Magelang, Kudus juga Kediri hadir bersama-sama untuk mendeklarasikan  kesamaan respek berjuluk Mahbubian. Mereka  terispirasi  pada tokoh, ketua PMII pertama, jurnalis, sastrawan, politisi dan tokoh Nadlatul Ulama, H. Mahbub Djunaidi (1933-1995).

“Dalam moment ini kami menggagas forum diskusi,  dengan mengundang Isfandiari, penulis buku Memoar Mahbub Djunaidi yang juga  putra beliau bersama kang Iwan Rasta. Makin klop, hadir juga kang Yankee,  ketua Mahbub Djunaidi Centre,” buka Mochamad Nur Habib, ketua PMII Komisariat Raden Mas Said-IAIN Surakarta cabang Sukoharjo. Antusias mahasiswa di ajang ini cukup besar. Walau dari kota-kota yang jauh, mereka enjoy riding bermotor ke lokasi café milik sahabat Albab, Yayan, Ahsan (PMII Sukoharjo) dalam cuaca hujan rintik-rintik menjelang malam.

Dalam suasana hangat dan santai acarapun berlangsung sehabis isya. Start dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PMII, diskusi seputar almahum Mahbub Djunaidi-pun dimulai dipandu langsung sahabat M. Azwan Anas (Wakil Ketua I PC. PMII Kabupaten Sukoharjo).  Diskusi dalam tema  Deklarasi Mahbubian, Grand Opening Sekolah Jurnalistik dan Bedah Pemikiran Mahbub Djunaidi terasa sangat menarik. Selain sharing ikhwal sepak terjang almarhum semasa hidup,  didiskusikan  juga karya jurnalistik, gaya menulis dan harapan beliau akan masa depan PMII.” Insya Allah gerakan Mahbubian ini akan semakin berkembang dan memberikan kontribusi positif kepada bangsa Indonesia. Mahbub Djunaidi adalah sosok yang layak menjadi contoh. Seorang agamawan yang toleran, politisi yang cerdas,  jujur dan  wartawan yang pintar. Almahum   adalah seorang pendekar pena yang menyatakan bahwa Pancasila lebih sublim dari Declaration Of Independence-nya Amerika dan Manifesto Komunis-nya Uni Soviet,” jelas Nur Habib yang didaulat  menjadi kordinator nasional Mahbubian.

Nur Habib, Kordinator nasional Mahbubian



Moga gerakan ini berkembang terus dan menjadi energi positif untuk generasi milenial yang kredibel. Aamiin…

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

%d bloggers like this: