Tue. Jan 21st, 2020

Brothers In Arms Riders Invasion Last Session 2019-Pantai Karapyak Pangandaran AND THE STORIES CONTINUES….By Isfandiari MD

…Perjalanan Brothers In Arms  (BIA) Rider Invasion 2019 terbilang historikal. Tampaknya, tahun ini masuk kategori warming up menuju event keren di 2020 nanti. Prediksi ini tampak jelas saat Ketua Pelaksana, bro Meidi Ameudeh memberikan closing statement di penutupan event baru lalu (14 Desember)zona cozy Karapyak Glamping,Pantai Karapyak-Pangandaran,Jawa Barat. “2020 sebentar lagi menjelang, moga BIA bisa lebih seru lagi. Hang out makin ok, kontes dan entertaining. Yang pasti, persaudaraan tetap terjaga, apapun back patch kita, inilah yang jadi roh Brothers In Arms,” jelasnya, saat digelar moment share dan evaluasi BIA bersama trio juri, Gingin Kurniadi-Indra Bluessman-Mang Bro, Duo MC Dede Edun-Mira Cumil dan ridingread.com…..

Sejak sesi pertama, BIA terbilang disambut antusias all brothers-sister two wheeler sejati. Di tiap kota mereka mengadakan rolling city, kontes modifikasi yang intens dan entertaining musisi lokal yang penuh antuasias. Nah, mumpung di last session Karapyak-Pangandaran, masing-masing tim inti memberikan kesannya. “Semua event keren, beberapa sangat menonjol, semisal saat di Tasikmalaya dan Cianjur. Rakyat bikersnya ‘pecah’ dan antusias,” kesan Mang Bro. “Kuningan salah satu yang sangat diingat, karena topiknya menarik, tentang hebatnya medsos untuk perkembangan builder dan diskusi akrab dengan builder lokal, Glinding Custom,” kesan ridingread.com.  Paling penting, semuanya sepakat jika BIA 2020 terjadi, konten acara semakin besar dan meriah.”Moga aja 2020 lebih melibatkan lagi masyarakat luas nggak hanya bikers enthusiast dan penikmat otomotif pada umumnnya,” harap Mira Cumil, MC gelaran yang kadang ekstrem dalam beretorika namun sangat entertaining ini.

Ajang last session Pantai Karapyak sekaligus moment akhir tahun ini jadi bukti nyata sambutan positif event yang disuport Bold Experience ini. Beberapa riders rela turing jauh untuk mencapai lokasi Pangandaran. Dari Bandung saja belasan klub riding dan menjadi konvoi panjang Bandung-Pangandaran. “Kami berangkat malam buta, masuk hari Sabtu (14 Desember) pas jam 2 malam. Di sana rombongan terdiri BBMC, MMC Outsider’s, NFC, BOA, FOGI, Forces, GCI, CBBMC, BSBMC, Southland, Bandidos, SWAT, SAB dan MACI menuju check point istirahat di Pom Bensin Gentong-Ciamis lanjut ke Banjar dan cus menuju Selatan, pantai Pangandaran. Serunya, semua jenis motor dari matic , uderbone, back-bone cc kecil, menengah besar, berbagi jalan bersama dalam konvoi yang rapi kecepatan sedang,” kesan Mang Bro. “Ini jarang terjadi, motor berbagai cc barengan. Harley-Davidson, Honda Tiger, Kawasaki KZ200, Scorpio, motor matic , Honda CB, lansiran lama dan baru sama sama enjoy. Inilah yang jadi nilai lebih dari Brothers In Arms,” haru Mang Delu, yang nyemplak HD Sporster.

Tahun 2020 paketu…gassss!!!!
Tim ridingread.com, tur dari Jakarta

Kesan unik dialami rider dari Jakarta. Mereka riding dari Jum’at (13 Desember) dan terjebak hujan badai di daerah Parung-Bogor.”Niatnya mau gabung rombongan Bandung yang start jam 2 malam Sabtu. Ha..ha… kami telat! Masuk Bandung jam 3 dini haru, menyusul mereka terus ke Timur, check point Gentong, eh..ketinggalan juga, akhirnya ketemu di Pangandaran, pagi menjelang siang,” kisah Yahdi Jamhur. Ia barengan film maker kondang lain, bro Morisa dari Warna Pictures. Termasuk die harder nih mereka, Yahdi pakai motor dimensi kecil, KSR 110 sedang Morisa Yamaha Aerox yang setelah event BIA lanjut menuju Kalimantan. Busyet!  “Pengennya mah gabung di Bandung bareng rom bongan, tapi ketinggalan melulu,keteteran nggak sempat ketemu di jalan  ha..ha..,” tambah Anton Magaski, kameramen yang pakai KZ200, Binter Merzy lansiran 1981. Pas di venue motor kustom milik Anton langsung daftar dan ikutan kontes modifikasi di kelas All Tracker.

Mumpung bicara kontes, kontestan yang turun sangat kompetitif. Untuk kelas Matic, trio juri memutuskan bro Kaka YROI jadi juara 3 lantas AP urutan kedua dan paling atas dipegang Holy Valentino.”Sport lumayan ketat! Juara 3 direbut Fariza, juara 2 Kaka YROI dan paling sip adalah Arman,” tambah Mang Bro.”All tracker juga bikin pusing! Konsep-konsepnya bagus semua. Tapi namanya kompetisi harus ada yang the best khan? Nah..juara 3  bro Hidayat, juara 2 nya mang Jasman dan paling estetik dan merebut hati  juri adalah mang Ivan,” nila Gingin dan Indra Bluessman.

     Tak kalah berkesan tentunya rolling city di Pangandaran.”Ralat bro! Lebih tepatnya rolling leuweung (hutan-Sunda:red). Iya dong, dari penginapan sekitar Pantai Pananjung menuju Karapyak berjarak lumayan. Konvoi agak merangsek ke pedalaman sisi pantai dengan hutan yang masih alami. He..he..hebatnya walau masuk hutan, saya hitung tak kurang 300 motor ikutan konvoi. Tuh, di hutan aja BIA tetap ramai, salut untuk bro dari luar Pangandaran dan antusias klub-klub lokal,” nilai Dede Edun yang di moment ini riding dengan Triumph Bonnevile kesayangannya.

    After all..moment  BIA last session 2019 ini penuh catatan penting, termasuk ambisi dan semangat untuk menggelar event yang lebih baik di 2020. “Banyak evaluasi yang dilakukan. Saya mewakili panitia mengucapkan terima kasih buat semua riders yang mendukung juga pihak Bold Experience. Thank’s atas support tokoh-tokoh bikers dan semua pihak. Kawalan pak Polisi dan lancarnya acara charity yang selalu di gelar di ajang ini. Selamat menjelang 2020, till we meet again!” bangga Meidi Amedeuh yang selalu ditemani Royal Enfield kebanggaannya.

    Goodluck Brothers In Arms Riders Invasion…

THANK FOR ALL SUPPORT…RIDERS INVASION, SHARE THE ROAD

MMC Outsider’s Indonesia, NFC, BOA, FOGI, Forces, GCI, CBBMC, BSBMC, Southland, Bandidos, SWAT, SAB ,MACI, Bikers Brotherhood Motorcycle Club (BBMC), BMC,Pangandaran Byson Club,BVOS (Bikers V Ixion Of Sundanese),Ride Independent Pandandaran,Yamaha R15 Owners Indonesia Pangandaran,Vespa-Pamos,Bikers Classic Indonesia and all bro and sist….

follow ig ridingreads and FB riding read

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

%d bloggers like this: