Tue. Oct 27th, 2020

The Track Master

Bikers Say’s Nanang Sale The Track Master “MASIH BANYAK DAERAH TERISOLASI” by Isfandiari MD

Halo ridingreads, profesi saya dan anggota Dogmen terbilang langka.

Kami ini komunitas atau klub yang mengkhususkan diri membuka jalur adventure untuk privat journey maupun event-event adventure di pelosok Indonesia. Sebelum ada event besar, kumpulan kami biasanya di minta panitia gelaran untuk membuka jalur termasuk mengadakan pendekatan kepada masyarakat yang nantinya dilintasi para adventurer. Terus terang saja bukanlah pekerjaan mudah. Saat membuka jalur, kami bisa ada di hutan berhari-hari. Medan yang nggak ramah mengharuskan mental yang kuat di antara anggota Dogmen. Semua dilakoni dengan rasa senang dan tidak berorientasi mencari keuntungan. Artinya, kami tak pernah mematok harga khusus untuk pembukaan jalur ini. Setelah rapihan kami urus semuanya, mereka akan memberikan konpensasi uang seikhlaskan..dan ini harus kami terima dengan lapang dada.

Membuka jalur adventure tak semudah yang dikira. Selain medan berat, kita juga dituntut pintar mengadakan pendekatan ke masyarakat. Kami harus yakinkan peserta adventure yang berjumlah ratusan aman saat melintas suatu desa tertentu. Sebaliknya, kami juga harus mengadakan pendekatan khusus kepada penduduk agar mereka tak merasa terganggu bahkan mendapat keuntungan saat kampungnya dilintasi para adventurer. Disinilah perlunya kordinasi apik sesama Dogmen yang saya gagas bersama rekan-rekan lain, yakni: Iman Awing (Kuningan), C-Leng (Ciamis), Doni Kuntul (Cilacap), Hadi Gabel (Tasikmalaya), Tisna Doank (Ciamis), Deni Ebreg (Ciamis) dan Apot RBM.

Sudah banyak event-event yang kami tangan. Beberapa event besar sangat berkesan bagi anggota Dogmen, katakanlah semisal Event 10 days Jakarta – Yogyakarta, Event i6DE Semarang – Yogyakarta, Event 2 days Bandung – Pangandaran, Event Bandung – Pelabuhan Ratu, termasuk event luar Jawa di Padang, Jambi, Sulawesi, Bali sampai Aceh.

Selain sudah jadi profesi disamping hobi, kegiatan membuka jalur juga melahirkan cerita tersendiri. Pernah di tengah hutan kami tabrakan dengan motor lain, nggak tahunya gerombolan illegal loging. Untungnya mereka takut dan kabur hingga nggak terjadi bentrokan. Ada juga pengalaman ketemu mahluk halus atau kehabisan bekal di hutan, kedinginan dan banyak lagi. Tapi pengalaman paling berkesan di pelosok justru sebuah pemahaman kalau masih banyak daerah terisolasi di negeri ini. Sarana pendidikan yang jauh dari layak, rumah ibadah yang sudah reot dan kemiskinan penduduk pedalaman. Kami ingin pengalaman ini juga jadi masukan buat pemerintah agar pembangunan lebih merata. Itulah suka duka para pembuka jalur….”

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

ridingread on Social Media

Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram
%d bloggers like this: