Thu. Oct 1st, 2020
Kibarkan Bendera RI di Bukit Nui Kaltim

BERKIBARLAH BENDERAKU! DI BUKIT NUI BY AGUNG SAPUTRA

Assalammualaikum. salam lestari buat para penggiat alam.

Kali ini saya dan tim ‘Explore Your Time‘ melakukan pendakian di daerah Kaltim. Menyambut Dirgahayu RI yang ke 75.

Lansekap Indonesia begitu indahnya. Wajar, kami pecinta alam begitu mensyukuri rahmat yang diberikan Allah atas negeri ini.

Persis moment kemerdekaan di 2020. Banyak sekali pecinta alam memperingatinya di alam dalam lelaku pendakian, termasuk kami.

Persis 16 Agustus, tim kami yang berangkat ke Bukit Nui, desa Brewed, kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser. Ditemani bunda Rina, Decky dan Gigin kami berangkat.

Cek poin keberangkatan di rumah Decky daerah Gunung Sari. Setelah semua siap kami berempat langsung meluncur ke pelabuhan ferry di Kariangau sekitar jam 11 siang.

Perjalanan menuju ke Penajam sekitar 1 jam. Sampai seberang kami langsung tancap gas ke Long Ikis. Masuk ke kanan pas perempatan Simpang Pait. Hari sudah sangat siang jam 2an. Tapi cuaca rada berawan jadi cukup teduh.

Sebelum perjalanan masuk ke bukit Nui seperti biasa kami hunting ke pasar dulu. Beli sayur, lauk buat masak di atas.

Walau kita camping dan tidur di alam terbuka jangan lupa makanan yang kita konsumsi harus sehat dan bergizi. Ini untuk mengembalikan energi kita yang sudah terbuang selama beraktivitas.

Selesai kami berempat langsung menuju lokasi bukit Nui. Setelah masuk dipertengahan jalan ternyata ada perbaikan jalan. Jalan ditutup.

Sempat bingung. Masuk ke kebun orang untuk mencari jalan ternyata salah jalan…hahahaha. Untung ketemu warga pas di kebun.

Kami pun ditunjukin jalan pintas menuju lokasi. Makanya gais bertanya kalau gak tahu atau ragu. Biar gak nyasar..wkwk.

Serunya justru karena pake acara nyasar. Semua dibawa santai aja. Namanya juga penjelajah gak di setiap perjalanan mulus.

Setelah ketemu jalan utama ke lokasi. Langsung tancap gas karena hari makin sore. Pengen melihat sunset di atas bukit. Alhamdulillah pas jam 5 sore kami sudah berada di puncak. Kami pun memilih spot yang menghadap ke arah Timur supaya jelas melihat sunset.

Persiapan camp pun dimulai. Ada yang buat api. Ada yang masak. Ada yang mendirikan tenda. Semua tersusun dengan rapi biar enak juga pas pemotretan.

Malam tiba. Bintang-bintang mulai bermunculan. Jajaran bintang terlihat dengan mata telanjang. Begitu indahnya ciptaan yang Maha Kuasa. Malam gelap nampak indah dengan bertaburan bintang-bintang.

Ternyata bukan kita saja yang camp di lokasi. Tempat ini sangat luas. Kita bisa memilih view yang enak untuk dipandang selama camping.

Gais ternyata info dari warga di lokasi. Sebelum naik harus lapor dulu ke ibu Kades. Karena tidak tahu jadi tidak lapor..maaf. Besok saat turun akan mampir ke kediaman ibu Kades.

Besok pagi tepat 17 Agustus. Ibu Kades dan warga datang ke lokasi camping. Saya serta tim langsung menyapa dan minta maaf karena tidak minta ijin dulu. Alhamdulillah ibu Kades merespon kami dengan baik.

Sebelum upacara 17 agustus dan mengibarkan bendera, kami menyempatkan ngobrol dengan ibu kades. Tentu gak ketinggalan foto bareng gais.

Jam 8 pagi kami mulai jalan ke air terjun di desa Tiwei. Namanya penggiat alam mah jarang mandi. Tapi kalau ketemu air terjun sayang rasanya kalau gak nyebur ya kan..hahaha.

Jam 1 siang baru sampai di lokasi air terjun. Sejuk dan suasana alam bikin tidak mau pulang..mager. Jam segitu pas banget dengan makan siang. Tapi namanya ketemu air pada lupa sama makan pada sibuk berendam.

Pas giliran mau masak hujan gerimis datang. Nah kan..kami tidak jadi masak langsung prepare cepat-cepat untuk keluar dari lokasi. Karena kalau hujan deras kita akan sangat kesusahan untuk keluar.

Jalanan dalam keadaan kering saja cukup mengerikan. Apa lagi kalau hujan dan jadi becek pasti makin greget.

Alhamdulillah. Setelah keluar dari lokasi ternyata cuma hujan gerimis. Akhirnya kami berempat melanjutkan perjalanan pulang ke Balikpapan. Sampai di Penajam gak terasa senja. Kami semua tiba sampai di rumah masing-masing jam 8 malam.

Sampai ketemu lagi di next trip daerah Kaltim. Salam lestari.

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

ridingread on Social Media

Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram
%d bloggers like this: