Sun. May 26th, 2019

Belitung:PULAU PELANGI ANTARA SELAT GASPAR DAN LAUT CINA SELATAN JOURNEY MENGESANKAN DALAM SEPENGGAL INDONESIA By Isfandiari MD

Saat roda gendut pesawat turun di aspal panas bandara H._A._S._Hanandjoeddin ingatan pada Belitung tertuju pada Andrea Hirata, satrawan muda gemilang di daerah ini. Olah karsanya melahirkan karya fenomenal Laskar Pelangi, sebagai potret buram tapi indah masa kecil sang penulis geng ciliknya. Tak cuma Andrea, Belitung mengingatkan juga pada Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok, pejabat muda gemilang, meledak-ledak penuh kontroversi

Untung ada yang berbaik hati fotoin..he..he..

Tubuh saya sedikit berguncang di atas Yamaha R25, menikmati lansekap Belitung dan antusias menikmati akselerasi yang ia tawarkan. Apalagi jalanan di sini nyaris tak bercela, mulus, sangat terawat. Bagi peturing apalagi bikers kategori speed lovers, jalanan macam ini tak ubahnya magnet kuat. “Cuma harus hati-hati bro! Jalanan mulus bukan berarti tak berbahaya. Keasyikan bisa menjebak, banyak tikungan tak terduga dan malahan meminta nyawa,” wanti Ahmad Zailani, mekanik beken Belitung dari main dealer Yamaha, CV Sumber Jadi Tanjung Pandan. Ia dan tim Yamaha Belitung rela menyisihkan waktu menemani turing kami mewakili PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Sipnya rombongan kami tak sendiri. Sekali dua, kami berpapasan juga dengan sesama two wheeler berbagai aliran, mulai sporty style sampai chopperis dengan taste beragam. Dahyat…, bukan pemandangan biasa khan, perpapasan dengan Harley-Davidson bagger dengan lingkar roda depan sampai 30”? Atau MV Agusta,BMW baru dan motor premium lain. Nah…kami bertemu di Belitung dan saling berbagi pengalaman turing.

Di sebuah resto kami juga hang out dengan beberapa komunitas semisal Yamaha Rider CBU (YRC), tim R25, tim SF, YRS, Tagor, PMC, FGC dan HJRC. Rata-rata dari mereka cukup familiar di tempat tongkrongan. Serunya berbagi jalan menikmati Belitung. Kebetulan para bikers ini memanfaatkan moment bertajuk Belitong Bike Festival 2014.
Iklim tropis yang hangat cenderung panas jadi daya tarik tersendiri. Meeting point awal, menuju lokasi shooting film Laskar Pelangi, pantai Pantai Tanjung Tinggi berciri khas batu-batu berukuran mega, terserak di bibir pantai. Lansekap yang bikin betah! Pantai tanpa dengan ombak malu-malu, mengelus batu batu. Terik mentari terasa menyengat hari itu.
Bagi yang kasmaran, Belitung memang romantis. Tak heran, dinas pariwisata disana memilih tema wisata bulan madu di areal ini. Pasangan muda juga yang sudah berumur merenda kasih diantara nyiur melambai. Sesekali mereka ber-selfie ria membekukan kenangan bersama. Terus terang saya ikut menikmati bahagianya pasangan-pasangan itu. Nggak cuma di pantai, mereka juga terpantau di tempat-tempat bersejarah, museum Kata Andrea Hirata, di Jl. Raya Laskar Pelangi No. 7, Gantong Belitung Timur yang kami kunjungi. Museum bekas rumah tinggal gaya melayu lama ini sungguh artistik. Berbagai karya buku Andrea terpampang, foto-foto jadul, sejarah Belitung juga beberapa adegan film laskar Pelangi terpampang. Satrawan satu ini memang sudah jadi ikon warga disini. Salut!


Daya tarik Belitung juga ada di pulau-pulau satelitnya. Kali ini bikers nggak mungkin riding ke lokasi eksotis pulau-pulau kecil itu. Terpaksa, motor harus tertambat di Belitung dan lanjut naik boat nelayan ke beberapa destinasi. Umumnya, menuju pulau Lengkuas start dari Tanjung Kelayan. Ini pemandangan indah tingkat dewa! Bikers bisa seharian menikmati aktivitas snorkeling atau melihat horizon dari ketinggian memanjat mercusuar peninggalan colonial Belanda yang dibangun tahun 1882. Dari ketinggian itu, batu-batu granit terhampar luas antara selat Gaspar dan laut Cina Selatan. Apalagi jika hari condong ke sore, udara menyejuk, batu granit, pasir dan air laut menjadi silver kebiruan, sungguh menakjubkan.
Jadi catatan khusus justru keunikan Belitung mengemas Belitung Bike Festival kali ini. Round down acara tak menjagokan pesta bikers dengan riungan di salah satu meeting point, tapi lebih mobile dan mengutamakan turing ke bebagai spot wisata menarik. Sampeyan tertarik berkunjung ke sini? Silakan menikmati salah satu pusaka Indonesia yang lebih unggul dari spot-spot wisata bahari dunia lainnya. Pesan paling utama…, hati-hati riding di sini, jalanan mulus membuat adrenalin terdorong menggeber gas. Ride safety bro!”

Iklan

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

%d bloggers like this: