Sat. Oct 31st, 2020

BATTLE OF CHAMPIONS TRIAL GAMES ASPHALT

Pertarungan Crosser-racer dan Stunt Riders

By Isfandiari Md

Moment unik nih! Sepekan depan gelaran spektakuler sportainment trial games asphalt 2017 sisakan final di stadion Kanjuruhan Malang (15-16/12). Speed junkie pecinta adrnalin pasti penasaran khan? Siapa paling unggul racer jempolan yang biasa main aspal tapi dipaksa naik trail?Atau..kroser gape lompat lompat di tanah tapi wajib menggerus aspal?Atau…habitat lain yakni stunt rider alias freestyler tingkat asia yang coba coba tancapkan taring di ajang ini? Simak para seleb racer yang ngumpul di moment konpresnsi pers cafe Brewerkz Senayan 7 Desember yang disantronin langsung ridingread.com.

 

“Baru tahun ini saya balap di Aspal..handling sangat beda. Buat saya trial games asphalt kurang imbang serunya ada tanahnya dong,” bilang Ivan Harry Nugroho kroser papan atas nasional.
He he gimana komentar stunt rider asia Wawan Tembong.”Tantangan banget deh! Balapnya malam pakai trail ban aspal. Kita sekalian latihan fisik.Keuntungan saya ya fisik makin ok! Kalau tahun depan digelar lagi saya pasti ikut lah lha wong lagi ngetrent juga!”, antusias Wawan Tembong stunt rider asia atau yg lebih familiar disebut freeatyler ini.
Nah gimana dengan road racer Gery Salim sang pembalap aspal. “Ya..saya memang fokus di balap asia. Beda nih kalau trial games kan pakai motor trail lebih keren dan menantang.” Nah doi ini sempat absen tapi dia janji bakal adaptasi cepat di event Malang nanti.


Nah gimana dengan Doni Tata yang kumpulkan point tertinggi.”Yap di seri ke 3 saya berusaha keras jadi juara. Saingan berat ya Gerry Salim, Wawan Tembong dan lainnya. Saya juga harus prepare di setingan hujan dengan ban basah. Prepare untuk ini,” lugas Doni Tata. “Terus terang saya sih lebih suka trek kering karena lebih maksimal dan tidak banyak beban.Tapi…kita tetap harus prepare jika ternyata trek basah,” jelas Doni lagi.

“Animo supermoto ini memang cukup bagus selain kejuaraan supermotto! Yang menarik balap jalanan awalnya kan didominasi kelas bebek yang sebenarnya bukan untuk balap nah..di supermotto kan pakai motor trail,” jelas Mario Csp Brand Manager Djarum 76.
Soal regiulasi apakah ada perbedaan? Menurut Tjahjadi Gunawan selaku promotor Genta Autosport Basicnya, sportainment ini memang menarik! ,”Tahun depan terus di evaluasi, mau aspal atau campuran dengan tanah. Prinsipnya kita mewadahi saja keinginan dari pembalap dan insan sport di Indonesia,”. jelasnya.

Sportainment Sejati

Trail Games ini menurut penyelenggara kental nuansa sportainmentnya! Pilihan malam agar pembalap dan penonton lebih nyaman sepanjang penerangannya cukup. Makin afdal, untuk kali ini panitia nggak menerapkan karcis alias gratis!
Supermoto di luar negeri memang sudah banyak, tapi di negri kita belom ada. Nah ini jadi sangat menarik!

ADAPTASI YANG TERPENTING
Inilah uniknya! Racer yang biasa main di aspal wajib adaptasi karena motornya motor trail. Nah, sebaliknya..pembalap yang scramblers alias trailmania nggak terbiasa balap di tanah walau motornya pegangan mereka yakni motor trail. Nah..jadi imbang kan?
Unik nih!

 

 

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

ridingread on Social Media

Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram
%d bloggers like this: