Fri. Oct 23rd, 2020

AWAS ANGIN DUDUK! USUS BERHENTI BERKONTRAKSI By Isfandiari MD

Buat bikers penyakit mematikan ini layak diwaspadai.  Dalam beberapa kasus, kematian akibat angin duduk ini telah teralami bikers peturing juga daily riders.Beberapa kasus pernah dialami, misalnya kejadian tigeris Adi Suryana yang meninggal di pada Jambore Tiger ke-4 di Pantai Slaki Lampung. Banyak yang menduga almarhum terserang angin duduk dan beberapa menilainya sebagai serangan jantung mendadak.

Peturing lain pernah mengalami kembung dan tidak bisa kentut. Ia menjadi mual dan pandangan menjadi  gelap. “Saat itu saya hampir pingsan. Beruntung saya bisa buang angin dan situasi kembali normal. Banyak yang bilang itulah serangan angin duduk,” jelas Octavia membagi pengalamannya. Katanya lagi, serangan itu disertai kembung dan nyeri di ulu hati seperti masuk angin atau maag.”Ada rasa ditekan menjalar ke leher, sesak napas dan keringat dingin,” jelasnya.

Dalam kaca mata medis hal ini bisa saja disebabkan oleh gangguan jantung. Adanya timbunan-lemak (aterosklerosis) dalam pembuluh darah akibat konsumsi kolesterol tinggi. Sumbatan (trombosis) oleh sel beku darah (trombus). Vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh darah akibat kejang yang terus menerus. Dalam beberapa keterangan, masyarakat diminta waspada dengan keluhan seperti ini. Dalam kajian medis, angin duduk sering dihubungkan dengan sindrom Jantung Koroner Akut. Dalam kejadian ekstrem, ia menyerang seseorang hanya dalam 15 menit sampai 30 menit dan menyebabkan kematian.

Agar lebih jelas, kita tanyakan masalah ini pada ahlinya. Menurut Dr Andrian Tio, pemerhati masalah bikers, masyarakat awam terutama bikers harus mencermati dulu istilah angin duduk itu dengan sebenar-benarnya.

Menurutnya, semua berkaitan dengan kondisi tubuh yang bersangkutan. “Jika bikers terlalu capek, kena angin langsung, aktivitas berlebihan, nutrisi kurang ideal dan banyak gangguan lain, penyakit angin duduk bisa menyerang tiba-tiba,” bukanya.

Ia manjabarkan, istilah angin duduk sebagai  usus yang tiba-tiba berhenti berkontraksi istilahnya ilius.”Usus manusia itu seperti jantung, berkontraksi  tiada henti alias 24 jam. Akibat kelehan dan banyak faktor, usus bisa berhenti berkontraksi. Itu sakit sekali karena bagian atas memompa sedang bawahnya mampet. Angin menjadi terjebak di dalamnya dan menyebabkan perut kembung. Mereka yang terserang bisa merasakan sakit tak terhingga yang dinamakan neurogenic chock. Kondisi shock tak sadarkan diri akibat sakit yang tak terhingga tadi. Jika tak ditangani secara cepat menyebabkan jantung berhenti dan tentunya berakhir pada kematian,” jelas pak dokter yang flamboyan ini.

Khusus buat bikers, Andrian menyarankan agar selalu ada dalam gaya hidup yang sehat, nutrisi seimbang dan hindari aktivitas berlebihan terutama saat turing. Kondisi yang terlalu capek bisa menyebabkan hal itu. Makanya, kesadaran akan kesehatan haruslah menjadi tolok ukur setiap  aktivitas bikers. Begitu brothers!

IKLAN

Produk kreatif Cyclebrave, gantungan kunci 30K saja. Mangga kontakan Ridingread.com,   Wa, Isfandiari MD 087881452626 for more info, transf BCA a/n Isfandiari MD, 4910002657

 

 

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

ridingread on Social Media

Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram
%d bloggers like this: