December 5, 2021

Artikel Lepas: Seni dan Kehidupan By M Hasani Mubarok

 Beberapa hari terakhir daku senang mendengarkan alunan musik khas India yang berjenis gesek. Alat musik ini dikenal dengan nama Sarangi. Tak tahu pasti, apa arti dari istilah itu. Pada intinya, bunyi merdu, syahdu bahkan menyayat hati adalah alasan­­ utama aku menyukainya. Sepintas lalu, alunan suaranya menyerupai rintihan mendalam yang membuat seorang terhanyut dalam cita rasa meditatif dan terbawa ke suatu alam yang panjang dan penuh rongga. Sejujurnya, secara pribadi aku bukan seorang peneggemar meditasi yang sarat nuansa sufistik itu, kalau penghamba ketenangan mungkin bisa jadi, mengingat kehidupan yang pahit hampir terasa manis karena nyaris tiada pembeda di antara keduanya.

Musik ini mungkin tak perlu untuk dideskripsikan dengan panjang lebar, karena bagi penggembar musik bollywood dan dramanya tak akan asing jika mendengar. Kita kenal, musik India memang memiliki pesona tersendiri terutama bagi selera musik orang Indonesia. Lagu-lagu India telah banyak mempengaruhi musikalitas dangdut yang dikenal sebagai musik Melayu. Raja Dangdut dunia, Rhoma Irama tak jarang kita dengarkan nada dan gaya bermusiknya penuh dengan nuansa India yang memukau telinga dan mengundangan joget ria. Salah satunya lagunya berjudul gulali murni berlanggam India, hanya lirik dan struktur musik yang dipoles dan dibumbui citarasa dangdut.

Begitulah fitrah musik bagi manusia, ekspresi dan lantunan nada begitu kuat terpengaruhi dan mempengaruhi suasana hati seorang yang mendengar atau yang memainkannya. Musik adalah diskripsi terbaik dari ungkapan-ungkapan afektif yang tak bisa lagi terwakilkan melalui serangkaian kata-kata baku. Musik menjadi alat komunikasi paling mendalam antara seseorang dengan yang lain antara hati ke hati. Seorang yang sedang jatuh cinta misalnya, akan benar-benar larut dalam satu musik yang dirasa mampu membelai hatinya yang sedang kasmaran.

Bahkan lebih jauh lagi, musik juga mampu melahirkan sensasi bagi seorang pecandu untuk masuk ke dalam kekosongan yang mampu mengentaskan segala kebekuan, ketakutan dan berbagai jenis kegalauan hidup lainnya. Dalam agama, musik hampir bisa ditemukan semua kegiatan ritual yang ada. Dalam Islam, Qashidah, Nasyid bahkan Pop dan Rock kita bisa menemukan ekspresi beragama di dalamnya. Tak terkecuali di agama lainnya. Musik Gerejawi yang Syahdu menjadi bagian penting dalam agama Kristen. Di agama Hindu, alunan musik menjadi media membangun perenungan-perenungan panjang untuk mencapai kedamaian. Begitu seterusnya musik telah mengantarkan manusia ke dalam keindahan dan damai yang menjadi tujuan dari semua agama yang ada.

Begitu halnya dengan dalam Islam, Wali Songo menyajikan musik sebagai media untuk menyebarkan ajaran-ajaran Tauhid guna meruntuhkan politeisme yang mengakar di jantung masyarakat dengan kuat. Seni Wayang dan Musik Gamelan kemudian tak hanya menyalurkan keindahan, tapi juga nilai-nilai sarat muatan moral dan spiritual. Nilai itu kemudian mengalir, benar-benar indah aliran itu, sehingga setiap sesautu yang dilewatinya seperti sedang menegak air segar di tengah gersang dan dahaga meradang.

Ya, seni memang tak bisa dielakkan dalam hidup selama manusia masih terus mendamba keindahan daripada kecongakan dan keributan. Di kebanyakan pesantren di Indonesia, bermusik dan bernyanyi sering menjadi instumen penting bagi proses penyaluran nilai-nilai adiluhung. Membaca nadzom dengan notasi dan ketukan yang menghentak, merayu bahkan ngebeat merupakan salah satu wujud implementasi rasa seni bagi masyarakat pesantren di manapun. Tabuhan Terbang tradisional dengan pukulan Banjari atau kemasan Qashidah bernada merdu dengan bantuan Orgen Tunggal semuanya mendeklarasikan keindahan nilai Islam yang dihayati. Mungkin ini alasannya, kenapa pesantren itu terlalu indah untuk dilupakan.

Tak hanya itu, di pedesaan, gambaran keislaman yang penuh dengan pernik seni sangat menawan dan betapa membuai. Lantunan syi’ir berbahasa daerah yang biasa dilantunkan sesaat sebelum iqomah di banyak masjid, langgar atau surau di kampung-kampung menebar nilai dan keindahan yang menyerbuk sari kedamaian hati dan ketenangan jiwa.

Dalam cakupan yang lebih luas, seni tak hanya memikat hati oleh nilainya dan memabukkan dengan keindahannya, dalam hidup yang penuh dengan romantika kesedihan, drama kebahagiaan, canda tawa yag segera ditutup oleh tangis ratap atau sebaliknya adalah bagian dari seni kehidupan. Jika alunan musik yang terdiri dari beberapa komposisi berasal dari ketukan dan notasi kosong yang saling mengisi kemudian membentuk irama, maka mensiasati, memaknai dan menresapi derita dan bahagia adalah bagian dari kelincahan memainkan musik kehidupan untuk mereguk indahnya alunan.

Di tengah karut marut kehidupan hari ini, hingar bingar seperti tiada jeda, seni sesekali masuk untuk mendinginkan suasana. Dia merefleksikan keindahan dalam tajamnya perbedaan pandangan, dia mendeskripsikan ketenangan di tengah ributnya suasana. Kekacauan tentu bisa disandingkan dengan kekacauan, amarah tak bisa diobati dengan amarah, kecewa tak bisa diobati dengan balas dendam, kita harus temukan pasangan lain yang bisa mengisi seluruh dinamika hidup itu sehingga menimbulkan alunan indah di dalamnya. Kasar dan lembut, tengkar dan damai, perbedaan dan persamaan serta pasangan lain yang bisa membuatnya serasi dan terlihat indah.

Data  penulis:

Institusi : Wakil Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail PWNU Kalimantan Barat

Pekerjaan : Staf Pengajar di Ponpes Al-Jihad, Sungai Jawi, Pontianak.

Minat dan Kajian : Tafsir al-Quran dan Post-tradisionalisme Islam Abid al-Jabiri

Alamat Sekarang : Jl. Komyos Sodarso. Gang Suka Maju dalam III, Pontianak Barat

Tlp : 0896-1142-0196 (Whats App)

Media Sosial : Hasanie Mubarok (fb)

 

IKLAN

Penikmat Literasi silakan mambaca buku ini…

More details, contact ridingread.com wa/isfandiari md 087881452626

 

 

 

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

ridingread on Social Media

Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram
%d bloggers like this: