December 9, 2021

Angin Duduk, Penyakit Rentan Serang Bikers, By Isfandiari MD

 

Di sisi medis  bisa saja disebabkan oleh gangguan jantung. Adanya timbunan-lemak (aterosklerosis) dalam pembuluh darah akibat konsumsi kolesterol tinggi. Sumbatan (trombosis) oleh sel beku darah (trombus). Vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh darah akibat kejang yang terus menerus. Dalam beberapa keterangan, masyarakat diminta waspada dengan keluhan seperti ini. Dalam kajian medis, angin duduk sering dihubungkan dengan sindrom Jantung Koroner Akut. Dalam kejadian ekstrem, ia menyerang seseorang hanya dalam 15 menit sampai 30 menit dan menyebabkan kematian. Dr Andrian Tio, pemerhati masalah bikers, masyarakat awam terutama bikers harus mencermati dulu istilah angin duduk itu dengan sebenar-benarnya. “Jika bikers terlalu capek, kena angin langsung, aktivitas berlebihan, nutrisi kurang ideal dan banyak gangguan lain, penyakit angin duduk bisa menyerang tiba-tiba. Istilah angin duduk sebagai  usus yang tiba-tiba berhenti berkontraksi. Istilahnya ilius. Usus manusia itu seperti jantung, berkontraksi  tiada henti alias 24 jam. Akibat kelehan dan banyak faktor, usus bisa berhenti berkontraksi. Itu sakit sekali karena bagian atas memompa sedang bawahnya mampet. Angin menjadi terjebak di dalamnya dan menyebabkan perut kembung. Mereka yang terserang bisa merasakan sakit tak terhingga yang dinamakan neurogenic chock. Kondisi shock tak sadarkan diri akibat sakit yang tak terhingga tadi. Jika tak ditangani secara cepat menyebabkan jantung berhenti dan tentunya berakhir pada kematian,” jelas pak dokter yang flamboyan ini. Solusinya, gaya hidup yang sehat, nutrisi seimbang dan hindari aktivitas berlebihan terutama saat turing. Kondisi yang terlalu capek bisa menyebabkan hal itu. Makanya, kesadaran akan kesehatan haruslah menjadi tolok ukur setiap  aktivitas bikers.

IKLAN

Bikers penggemar literasi, monggo nikmati dua buku ini. Tentang klub motor dan memoar tokoh. Wa ridingread.com /isfandiari 087881452626

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

ridingread on Social Media

Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram
%d bloggers like this: