Sat. Jul 31st, 2021

99 MINIATUR MESJID DUNIA DAN RUMAH IBADAH LAINNYA

            SIMBOL TOLERANSI ANTAR AGAMA DUNIA BERGAUNG DI INDONESIA By Isfandiari MD

…….. Dalam  waktu yang tak lama lagi, Indonesia akan kembali mengirimkan kabar baiknya. Ikhtiar membangun 99 miniatur mesjid dunia dan rumah peribadatan lain akan segera terwujud di zona berlansekap estetik, Gunung Gocap , Pasir Madang, Leuwi Liang Bogor. Ini adalah proyek penuh misi kedamaian, di sini dunia akan menilai,  bumi pertiwi sebagai  pusat zona toleransi antar umat beragama, sesuai cita-cita Pancasila kita……

Di atas gunung inilah, 99 miniatur mesjid dunia dan rumah peribadatan lain akan berdiri. Bismillah…
Bapak Hartono Limin,” Wujud toleransi antaragama di seluruh dunia”

Selepas jalan raya zona Leuwi Liang Bogor, Bus pengangkut rombongan Lembaga Persahabatan Ormas Islam dan Keagamaan (LPOI-LPOK) mulai berguncang ‘bersilaturahmi’ dengan jalan yang bumpy. Ia terus menanjak memasuki kawasang Pasir Madang menuju dataran tinggi Gunung Gocap. Hari menjelang malam, dan sampailah kami club house Yayasan Amanah Kita, sebuah komplek asri di atas gunung bergaya arsitekur khas bumi Priangan (9/04/2021).

Tak disangka, lokasi jauh ini sudah ramai dihadiri banyak orang penting. Selain rombongan FPOI-FPOK yang baru hadir, sudah ada Al Mukaram Habib Lutfi Bin Yahya, ulama kharismatik sekaligus salah satu dari 9 Dewan Pertimbangan Presiden dan Bapak KomjenPol. Dr. Drs. Boy Rafli Amar, M.H kepala Badan Penanggulangan Teroris nasional (BNPT). Keduanya berdampingan dengan sohibul bait, tuan rumah Bapak Hartono Limin, pemimpin Yayasan yang juga bergandengan dengan Yayasan Harmoni Pemersatu Bangsa (YHPB) yan Yayasan  yang diketuai  Aditya Yusma.

Bapak Boy Rafli Amar, Abah Habib Lutfi Bin Yahya dan Bapak Hartono Limin dalam prosesi penandatanganan
Keakraban Ketua Yayasan Harapan Kita dan wakil LPOI -LPOK
Foto bersama Abah Habib Lutfi, Bapak Boy Rafli Amar, LPOI-LPOK , Ansor, Pemuda Pancamarga dan tuan rumah

Sehabis ramah taman dan makam malam, agenda utamapun dimulai. Pak Hartono membuka dengan share mimpin x-tra ordinary yang mendekati kenyataan, yakni membangun 99 miniatur mesjid dunia dalam areal  wilayah Gunung Gocap ini. “Luar biasa..ini mimpi ambisius yang memerlukan kerja keras dan konsistensi. Saya salut atas pencapaian ini,” kagum Sekjen LPOK,  H. Denni Sanusi.  Dalam paparannya, lahan seluas 250 hektar ini menjadi salah satu desinatis wisata religius dunia. “99 Miniatur mesjid bersejaran dunia akan dibangun. Turis lokal maupun  internasional akan mendatangi wilayah ini,” optimis Pak Hartono. Tak hanya itu, setiap mesjid akan bersinergi dengan kuliner, merchandise dan ciri khas negara masing-masing. Menjadi sebuah miniatur peradaban yang bermanfaat, tak hanya wisata tetapi juga edukasi.

Brigjen Pol R Ahmad Nurwahid.”Radikalisme dan terorisme adalah musuh bersama Agama dan Negara”

Alhamdulillah, dalam share ini Habib Lutfi langsung memberikan masukannya.” Saya usul tak hanya 99 mesjid dunia saja, namun dibangun juga miniatur rumah ibadah lain yang memiliki nilai sejarah. Lokasinya jangan dipisah, namun berdampingan.., mesjid lalu gereja, wihara, pura dan lainnya. Ini mencerminkan toleransi antar umat beragama. Indonesia menjadi contoh yang baik untuk itu. Mereka yang datang tak hanya muslim saja, namun dari agama-agama lainnya,” tegas Habib. Usulan ini disambut haru delegasi yang hadir tertutama Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan yang terdiri umat Hindu, Katolik, Protestan, Budha juga Konghucu. “Ini angin segar bagi kami dan tentunya pendukung 100 persen,” haru  mereka. DisampingLPOI dan LPOK, hadir pula para pemuda Ansor dan Pemuda Pancamarga. Secara spontan pak Hartono lantas meminta anggota rombongan dari LPOK untuk segera memberikan arahan terutama desain rumah ibadah selain Islam yang akan dibangun di kawasan ini.” Arahan Abah Lutfi akan kami realisasikan, mohon bantu segera desain rumah ibadah yang diiusulkan, karena kami harus me-re design lagi posisi rumah ibadah  termasuk konsultasi dengan arsitek yang ditunjuk,” serius pak Hartono Limin. Dalam sesi tanya jawabpun banyak informasi menarik. Issue menangkal radikalisme untuk kaum milenial juga dihadirkan. Ikhwal memperkuat karakter bangsa di kalangan milenial juga datang dari wakil Nahdlatul Ulama dan langsung ditanggapi positif Abah Habib Lutfi. Putra, salah satu anggota yayasan  PHPB dengan gamblang memberikan pendapatnya khususnya treatmen bagi milenial untuk masalah-masalah ini.”Kami mewakili milenial sangan concern dan butuh bimbingan dari generasi yang lebih senior. Biarlah kami yang terjun untuk memberikan pesan positif ala milenial. Bapak-bapak memberikan konsep dan arahan,” serius Putra.

Share bermanfaat, info 99 miniatur mesjid dan dialog kebangsaan
Aditya Yusma, Ketum YHPB

Memanfaatkan moment pertemuan ini, pihak BNPT tak hentinya memberi arahan soal pentingnya melawan radikalisme dan terorisme di tanah air.  Selain dalam diskusi resmi sampai menjelang malam, diskusi intens informal juga dilakukan sampai santap malam, ngopi bareng sambil mendengarkan musik. Semua  rombongan tampak sangat akrab  dan saling bertular infomasi. “ Prinsipnya   radikalisme dan terorisme yang mengatasnamakan agama adalah musuh agama dan negara,” tegas  Brigjen Pol R Ahmad Nurwahid  yang  juga hadir mewakili BNPT.  Pak Ahmad dengan telaten memberikan infomasi dan arahan penting kepada peserta bahkan dalam pertemuan informal sampai malam menjelang subuh.

Sepanjang malam ide-ide segar memang bermunculan. Ide melengkapi zona ini dengan musieum peradaban umat beragama, adanya  virtual tour yang menginfokan lokasi ini ke seluruh dunia dan banyak lagi.”Prasarana memang akan  diperlengkap. Di sini juga dibangun penginapan kelas premium, untuk backpacker sampai camping ground. Semua lapisan masyarakat Insha Allah terakomodir,” jelas Pak Hartono Limin.

H. Denni Sanusi, Sekjen LPOK
Suasana diskusi

Diskusi berlangsung sampai menjelang malam. Saat istirahat, seluruh peserta yang  hadir  tidur bersama dalam suasana akrab. Angin dingin tak mampu ‘melawan’ kehangatan diantara mereka. Sebuah potret ke-Indonesiaan   sejati yang wajib dilestarikan demi utuhnya NKRI kita.

            Salut untuk  Yayasan Amanah Kita dan Yayasan Harmoni Pemersatu Bangsa. Support and respect.God bless we all…

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

ridingread on Social Media

Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram
%d bloggers like this: