Wed. Jan 16th, 2019

Power Track Motorcross National Championship Round 3-2018, Langensari Banjar – DEFINISI SEJATI SEBUAH SINERGI

Pelepasan balon bebuka acara
Semua elemen termasuk umbrella girl, bahu membahu dan kompak
Adjat Doglo, tokoh pemuda Banjar dan ketua pelaksana

Moment Inspiratif Bersatunya Tokoh Motorsport dan pengusaha Sukses

teks & Photo by : Isfandary MD

RidingRead.com – Tak salah jika kita mulai dari kisah sebuah zona bernama Langensari.  Zona ini jadi salah satu kecamatan di Banjar Patroman disamping Banjar, Pataruman dan Purwaharja. “Paduan berbagai etnik terutama Jawa dan Sunda. Toleransinya  sangat menonjol. Gereja-mesjid berdampingan, kami sering menggelar doa lintas agama demi keselamatan Negri. Langensari adalah sebuah peradaban ideal,” buka kang Ahmad Muhtar, ketua Yayasan Al Mustofa Langesari, sekjen Ansor dan pendiri SMK Maa’rif NU saat ridingread.com mampir ke kediamannya, sehari sebelum masuk ke sirkuit ( 18 Agustus 2018) . Thanks ya, waktu itu kami didampingi para pemuda nasionalis-religius Pergerakan Pemuda Islam Indonesia (PMII), ada  Kang Muhafid (tokoh PMII Banjar), kang Solihin (Sekum PMII Banjar), Sirojul Muntaha (Ketua PMII Banjar),Muhammad Radhi (anggota PMII dan pengusaha café kopi) dan Juhad (Anggota PMII) juga rekan-rekan lain.

Trio legend, Irwan, Boef dan Denny-tetap jadi inspirasi junior-juniornya

 

Thornton Brough.”Indonesian rider very fast!”

Penuturannya terbukti lagi saat memasuki sirkuit di tengah-tengah gelaran Powertrack Motorcross National Championsip (PTMNC). Banyak moment inspiratif. Jika jeli, Kang Soedrajat ‘Adjat Doglo’ Argadiredja  ketua pelaksana dan ketua Ikatan Motor Banjar (IMB)  notabene kader partai Gerindra. Ia nyaman dan ‘no problem’ bahu membahu kompak dengan Drs Dadang  Ramdhan Kalyubi, ketua DPD Partai Golkar. Keduanya antusias berdiskusi di sela-sela gelaran tentang  penyempurnaan sarana dan prasarana  sirkuit Power Track Sport Centre Langensari. Tampak juga pengusaha Kang Uus ‘ HAWEX’ Husnaeni juga H. Ronny, pengusaha bus sukses, Gapuraning Rahayu.”Di sini semuanya bersatu menjadi masalah bersama untuk dipecahkan bersama-sama. Seluruh elemen bersatu padu demi kemajuan Langensari,” buka  AKBP. Matrius Kapolres Banjar. Ia didaulat membuka acara dan tampak enjoy barengan dengan sesama abdi negara, Kapolres Ciamis, AKBP. Bismo Teguh Prakoso.

SE Legend. Start-nya juga vintage ala jadul, tangan kiri tak boleh pegang kopling sampai ada aba-aba

 

Dadang.Ketua DPRD yang selalu enjoy dan antusias!

Suasana sirkuit tampak menyenangkan. “Long time no see..kemana aja bro? Sapa  trio legend, Aep ‘Boef’ Dadang, Irwan Ardiansyah dan Deni Orlando yang masing-masing turun di SE 125 ex Pro B, mewakili timnya masing-masing, XClub Pesona Indonesia, Pertamina Patraniaga Rehobat KYT IRC Ardians dan BKRT ORF. Ups ada juga Zulfikar dari Gapuraning Rahayu Solong Coffe. “Indonesia racer very fast! Kontur tanah adag beda dengan di Australia. Disini sangat keras dan kering. Kalau di negri kami tanahnya lebuh berpasir, mirip seperti waktu saya  tampil di Dieng,” komentar pembalap Ostrali Thornton Brough dari Jed Parsons Motorsport, Bali MX. Wawancara aslinya dalam bahasa Inggris dong, he he he!

Ups..ada paparazzi nih… Ridingread.com dicuri fotonya sama rekan wartawan Harapan Rakyat bro Muhafid
Aksi trial duet Heri-Sigit, cukup memukau. Di akhir lomba mereka juga penasaran menjajal sirkuit
Kapolres berdialog dengan crosser cilik
Lewis Stewart, skillnya bagus, efisien dan konstan

“Banyak yang bisa dievalusi di sini. Sarana penunjang memang harus dibenahi. Tamu-tamu masih kesulitan penginapan di dekat Sport Centre,” beber Adjat.”Sedang dipikirkan bersama! Olah Raga otomotif sangat baik mendongkrak wisata di sini. Ekonomi rakyat akan tumbuh. Jadi kamis sangat serius agar semuanya terwujud, termasuk sarana penginapan,” tambah Dadang.”Langensari memang tumbuh cepat sebagai kota kedua Banjar Patroman. Kecamatan yang sangat inspiratif,” nilai Uus ‘Hawex’ yang pelan-pela sedang meramu konsep acara bertajuk Rantai Bumi. Saat didalami ridingread, ia masih belum membocorkan detailnya. Ok..ok..tapi ngomong-ngomong kenapa tangannya luka dan jalan agak pincang?” Ha .ha..di hari pertama practice, saya ikut rombongan Aep Dadang, Irwan dan crosser pro! Jadinya terbawa kencang dan terbang-terbang. Awal putaran masih ok, tapi itulah..teknik dan fisik  terkuras, saat itu saya gagal mendarat! Motor nyusruk dan saya mencium tanah air,” kekehnya. Oo..ha ha ha!

Paling menarik suasana lintas generasi di ajang yang dihadiri 299 starter ini. Crosser Tonk Enk, H. Beni, Andre Jess ada ditengah tengah  crossmania bareng para legend lain, Punky WS,Yuss Achin,Jhony ‘Kucing’Pranata dan banyak lagi. Buat crosser muda juga anak-anak, kehadiran mereka tentu sangat inpiratif, betapa kecintaan mereka pada balap tak pernah luntur, tetap semangat dan happy. Luar  biasa!

Pertarungan para kuda terbang sangat seru! Kelas  SE 50 cc da 65 CC kejurnas sungguh penuh harapan. Anak-anak calon jawara mulai tumbuh ukir prestasi dengan teknik yang makin matang. Hadirnya crosser asing tentu  jadi daya tarik tersendiri.  Lewis Stewart (MX1 Terbuka) tampil keren! Riding positionnya sangat luwes dan fleksibel. Fisiknya juga prima  putaran demi putarann. Saat jumping, ia tidak lompat terlalu tinggi dan cepat menukik hingga waktu tak banyak terbuang.Tak heran, dia digdaya di kelas ini dan sempat meng-overlap beberapa pembalap kita.

Sempatkan waktu sowan ke tokoh Ansor Banjar, kang Ahmad Muhtar dan sahabat PMII

Riungan balap yang berkesan. Catatan sedikit dari ridingread.com, habit penonton, peserta tim dan beberapa pihak, masih doyan nyampah. Hasilnya, Sport Centre kotor dengan sampah di akhir acara. Imbauan kami sih simpel, stop nyampah dan cintailah Sport Centre kebanggaan Jawa Barat ini. Ia  dong, tempat ini sangat mewah dan representatif..kalah deh propinsi lain. Setuju nggak

Leave a Reply

ridingread.com

Selamat membaca, selamat mengunggah, selamat mengunduh dan selamat bergabung menjadi keluarga kami, keluarga besar ridingread.

%d bloggers like this: