X-RESIDIVIST, KERETA HIJRAH PARA MANTAN NARAPIDANA, by Ican

0
301

Adalah Asep Djuheri yang menjadi tokoh sentralnya. Lelaki  usia 40an yang sudah 8 kali keluar masuk bui inilah yang menjadi  lokomotif bagi rangkaian gerbong yang berisi 100an mantan narapidana. Kereta yang bernama X-Residivist. Kereta yang membawa banyak orang terangkut dan menjadi  yakin untuk hijrah. Hijrah dari masa lalu yang suram menjadi  insan kreatif, dan kembali memiliki martabat tinggi.

Keluar dari balik jeruji besi yang kedelapan kalinya, pada tahun 2000 Asep alias Heri Cowet membuka lapak kaki lima di jalanan kota Bandung. Berjualan pin, stiker, gantungan kunci dan sejenisnya. Tak dinyana, order besar menghampirinya. Keuntungannya dipakai untuk membesarkan usaha, lalu mulai merangkul sahabat sahabat lama senasib di penjara, kian membesar, berkembang, dan lahirlah X-Residivist, sebuah komunitas mantan narapidana, dengan beberapa bisnisnya. “Mungkin udah jalannya gini kang.  Saya mah enggak nyangka  X-Residivist bisa punya anggota seratusan orang, dan bisa bareng bareng jalanin usaha. Lumayan, temen temen jadi punya tujuan. Enggak bingung lagi mau ngapain sekeluarnya dari penjara”, jelas Heri.

Saat ini ada beberapa usaha yang dijalani X-Residivist. Diantaranya jasa desain grafis, produksi kaos, stiker, pin dan jenis merchandises lain, termasuk pula sebuah cafe di depan Lapas Narkotika, Banceuy, Bandung, yang dinamai sesuai nama komunitasnya X-Residivist.

Acara talkshow Kick Andi belum lama ini mengundang Heri dan X-Residivist-nya. Sudah banyak pula media yang meliput eksistensi X-Residivist. Cerita tentang narapidana yang kembali menjalanai hidup normal, memegang komitmen untuk tidak lagi bersentuhan dengan dunia kriminal, kemudian sukses dalam bisnis  bahkan mampu memberikan manfaat bagi lingkungannya, merupakan kisah yang patut kita acungi jempol, sangat inspiratif….

Support & respect  untuk bro Heri Codet dan X-Residivist…..

SHARE

Leave a Reply