ADLER (Jerman)

0
44

ADLER (Jerman)

 

 

Kisah Adler mulai di kota tenang Frankfurt, 1900-07. Di rentang tahun itu, mereka baru bikin mobil dan produk mesin tik. Tantangan dari biker Jermanlah yang bikin mereka tergoda membuat motor.

Tentu nggak langsung. Awal-awalnya mereka cuma berani mendesain sasis. Mesinnya nyomot merek De Dion. Eh, mereka setengah hati produksi. Buktinya, pihak Adler kembali ke jalur awalnya, membuat mobil sampai tahun 1907.

Baru 1949, mereka tergoda lagi produksi roda dua lewat tampilan satu dan dua silinder motor dua langkah. Kapasitas mesin bervariasi, mulai kelas ringan 98 cc sampai mentok merancang yang 250 cc.

Khasnya desain Adler generalisasi motor Jerman umumnya. Ada di soal keserderhanaan konstruksi mesin dan rangka. Sampelnya, varian legendaris Adler bertipe MB200 ‘51, dua silinder, 195 cc. Motor ini tampil dengan down-tube ganda dengan ‘roh’ peredam kejut belakang evolusi antara rigid dan tipe lengan ayun. Bingung kan? Itu lo, yang berngaran plunger.

Adler pernah jadi jalognya Jerman di arena balapan lewat M250 awak 50-an. Mengulang suksesnya, mereka meluncurkan RS250 bergaya sport. Kehadiran Adler tergolong penting dalam sejarah motor dunia. Buktinya, desain motor dua langkah, dua silinder macam MB200,M250 dan RS250 diakui jadi inspirator motor-motor sejenis yang diproduksi di Inggris. Malahan, raksaksa Jepang semisal Suzuki dan Yamaha, mengakui terispirasi produk Adler.

Sayang di sayang, penutup tahun 50-an, mereka bangkrut. Terakhir, izin usahanya dibeli perusahaan Grundig yang khusus bikin televisi dan radio. Wah… ya tiwas!

 

By: Isfandiari MD

Foto: http://4ever2wheels.com/2014/03/adler-motorcycles-german-1902-58/

Leave a Reply