The Vagos Motorcycle Club Known As The Green Nation ONE PERCENTER BERBAJU HIJAU

0
23

Mereka adalah salah satu one percenters yang sangat ditakuti di dataran Amerika. Klub yang lahir di San Bernardino A.S di awal 60-an ini terbilang sangat agresif. Jika ditelaah awal berdirinya, mereka hanyalah komunitas kecil di lembah Temescal bagian selatan daerah Corona California. Kini mereka sudah punya sedikitnya 600 life members loyal dan memiliki 24 chapter menyebar di seluruh dataran Amerika, masuk kawasan Barat, Arizona, Nevada, Kalifornia, Hawaii, Oregon, Utah, bahkan ada 3 chapter di Mexico yakni Baja, Jalisco dan Mexico City. Gilanya, ke-24 chapter itu tak sebatas chapter semata. Doktrinasi petinggi Vagos membuat mereka semua sangat loyal dan berani mempertaruhkan nyawa demi eksistensi klub ini.

 

Sebagai genk motor, Vagos terbilang one percenters sejati. Mereka langsung mengklain diri mereka sebagai kelompok pembangkang hokum alias outlaws. Sampai sekarang, Vagos sangat dicari pihak keamanan A.S terutama FBI dan ATF atas beberapa kasus kriminal semisal penjualan Narkoba khususnya methamphetamine, marijuana, pembunuhan, pencucian uang , kepemilikan dan perdagangan senjata api, pencurian kendaraan bermotor juga kekerasan di jalan. Dahsyatnya, Vagos tak hanya disibukkan berperang dengan pihak keamanan, di jalanan mereka juga bersaing dengan motorcycle club beraliran keras lainnya yakni Brother Speed, Free Souls, Gypsy Jokers juga Hell’s Angels.

Sepak terjang Vagos memang mengerikan. Tahun 1974, empat life members mereka terlibat pebunuhan dengan mutilasi atas seorang mahasiswa bernama William Veltern asal University Of New Mexico. Ke empat Vagos itu bernama Richard Greer, Ronald Keine, Clarence Smith dan Thomas Gladish. Mereka sempat mendekam selama 17 bulan di penjara untuk kemudian dihukum mati di kursi listrik. Sejarah kejahatan mereka bertambah panjang di tahun-tahun perkembangannya. Persitiwa lain yang cukup heboh adalah adalah pertempuran mereka dengan aparat berwenang di Kalifornia Selatan. Saat itu sedikitnya 25 life member mereka ditangkap.

Tentunya daftar kejahatan mereka terus bertambah. Di bulan Oktober 1998 terkuak kasus kriminal tentang penculikan, jual beli senjata yang melibatkan klub ini. Penelusurannya tidaklah mudah. Beberapa aparat kepolisian rela menmara sebagai life member Vagos selama 2 tahun untuk membongkar kasus ini. Tak cuma itu di tahun 2004, penyelidik pemerintah juga berhasil membongkar kasus jual beli senjata api dan berhasil menahan 26 Vagos dan menyita sedikitnya $ 125,000 uang cash, obat-obatan terlarang dan senjata api,

Tak sampai di situ, memasuki tahun 2006, 700 personil kepolisian mengadakan operasi besar-besaran berjuluk Operation 22 Green untuk membekuk puluhan anggota Vagos. Operasi ini melibatkan banyak pihak. Kepolisian setempat,FBI sampai dari Bereau Of Alcohol, Tobacco, Firearm and Explosive ikut terlibat. Hasilnya, disita 65 pucuk senjata api, narkoba, $ 6000 uang cash juga dua motor curian sebagai barang bukti. Setahun setelah itu, mereka kembali bikin heboh karena menyerang dan menganiaya beberapa life member mereka yang berniat cross patch (keluar dari klub) di salah satu bengkel motor bernama Grant Pass, Oregon.Belum lagi kasus pekrkosaan yang melibatkan mereka di san Jose California (2009). Kisahnya korban dibujuk oleh 3 life member Vagos untuk diantar ke rumahnya. Tak tahunya, ia malah dibawa paksa ke markas mereka di Kings Row dan dianiaya.

Tahun lalu, vagos membuat ulah lagi. Di Hemet, Kalifornia, mereka merencanakan pembunuhan kepada seorang polisi. Perang antar Vagos dan polisi pecah dan melibatkan 400 polisi di beberapa Negara bagian A.S yakni Utah, Nevada , Arizona dan tentunya Kalifornia. Kabarnya, polisi menyerang sedikitnya 73 lokasi di kalifornia saja dan tertangkap 31 anggota Vagos saat itu. Jerry brow salah satu pengacara di kalifornia bahkan menyebut mereka sebagai urban terrorism, karena sepak terjang agresifnya. Dalam beberapa peristiwa Vagos bahkan menggunakan bom mobil untuk menteror warga. Di sisi lain mereka juga menempuh jalur-jalur hukum untuk menyelesaikan kasusnya dengan memiliki barisan pengacara andal untuk membela diri. Salah satu pengacara andalan Vagos bernama Joseph Yanny yang aktif membela Vagos dalam kasus Hemet.

Benar-benar geng motor yang ditakuti!

SHARE

Leave a Reply