Journey Adventure Dari A Sampai Q Lanskap Yang Sajikan Setumpuk ‘Hidangan’

1
74

Kenapa sub judulnya bukan A-Z? Pastinya karena sisi adventure sangat kaya dan beragam. Potret yang disajikan bikers tentunya nggak sampai full utuh tapi sedikit penggalan tentang dunia adventure, dari A sampai kira-kira ke alphabet Q. Setidaknya ini bisa jadi gambaran dn membuat magnet adventure makin kuat lagi. Gas pol bro….
HANG OUT WITH SURVEYOR
Energi yang dirasakan bersama adventurer memang unik, BIKERS sampai di pedalaman Ciamis menjelang malam. Kami masuk ke dusun Ciilat, Kecamatan Sukadana dan diterima oleh mereka dengan peganan khas sunda, Ikan bakar, sate ayam juga lauk pauk tahu-tempe. Di bale-bale panjang, kami ngobrol dengan para pembuka jalur alis surveyor, two wheeler scrambler ekstrem berjuluk Dogman. “Komunitas kecil yang khusus membuka jalur,” jelas Nanang Sale, pimpinan komunuitas ini. Lelaku riding mereka sangat ekstrem. Dominan event besar di seluruh Indonesia, getol menyewa komunitas ini. Mereka mampu ‘menjahit’ jalur di pelosok negeri dengan tingkat kesulitan beragam. Mulai paket adventur 1 hari, dua hari sampai pesanan khusus adventure non stop 10 hari. Tanpa GPS, mereka menerobos hutan lebat untuk memuaskan para peminat. “Yang kami andalkan adalah tekad, hobi juga kedekatan dengan banyak komunitas. Kami kumpulkan seluruh infomrasi dari penduduk juga klub-klub adventure, pemeilitan tentang kondisi cuaca, tanah juga tingkat kesulitan. Saat survey kelompok kami bisa diam di hutan berminggu-minggu,” kenang Nanang dan krunya terdiri atas Awing, Tisna, Doang, Duleng, Celeng, Wecky, Ebreg. Mereka berasala dari berbagai daerah, Ciamis, tasik, Garut Cilacap juga Kuningan. Di jalur mereka mengatur dan mem prediksi aliran peserta, membagi rombongan agar nggak terjebak di hutan, kelancaran alur, resiko juga pendekatan pada penduduk agar paham manfaat adventure untuk mereka. Dogman berpegang pada prinsip, kesuksesan bukan dilihat dari banyaknya peserta atau hadiah bejibun tapi kesenangan dan kepuasan pesertanya.”Tiap lokasi diperhitungkan, dimana warung, tambal ban, kru darat untuk evakuassi, rumah sakit terdekat juga kondisi jalur terjal,” jelas mereka lagi. Kapan rombongan sampai untuk makan siang, kapan harus masuk finish, kapan istirahat dan banyak lagi.
“Mereka memang orang-orang special, tangguh dan punya dedikasi tinggi. HAsil buka jalur nmereka mebuat kita bsia melihat Indonesia lebih utuh, temasuk melihat daerah-daerah yang masih tertinggal dan membutuhkan bantuan,” ulas Rudy Camat Sindang Kasih, Ciamis. Ia memanfaatkan jalur adventure untuk memotret wilayhnya, kadang mendampingi pejabat berwenang dan merancang APBD untuk bantuan-bantuan yang diperlukan. Dalam kasus tertentu, panitia adventure bisa langsung dapat dana segar dari advaturer yang punya dana berlebih.”Bisa spontan, kadang kami langsung diberi uang sekian puluh juta untuk memperbaiki sarana di desa, mesjid atau sekolahan,” tambah Uus Husnaeni, warga Ciilat.”Saat mereka di jalur dan melihat sarana yang kurang di pedesaan, para peserta tergerak untuk memberikan bantuan lewat kami,” tambah kru Dogman. Tak cuma itu, aktivitas adventure juga digunakan untuk pengjijauan hutan termasuk evakuasi bencana alam. Pejabat-pejabat teras juga sangat mendukung, misalnya supporting penuh dari H. Herdiat, Sekda Ciamis.
PENJAGA WARUNG YANG MIRIP MANOHARA
Peserta adventure terdiri atas berbagai kalangan. Mulai aparat kepolisian warga biasa sampai bos-bos transportasi. “Benar-benar sarana menghilangkan stress. Di sini kami biia menilai karakter masing-masing, olah raga sekaligus bersilaturahmi denagn masyarakat dan alam,” nilai H. Dudung Sutisna pengusaha bus Doan Ibu dan Irman Rahman dari Primajasa. Mereka ini masuk di klub adventure berjuluk Badeur.
Kisah-kisah para adventurer juga sangat unik dan langka di dapat. H. Dudung misalnya, pernah mengalami jatuh dari jembatan dan tenggelam di sungai zona Cipatujah. “Ha..ha..lucu! Pas nongol helmnya doang seperti buaya, saya malah nggak menolong dan cepat-cepat ngambil kamera untuk mengabadikan,” kisah Syamsul, wartawan senior Jawa Barat asal Tasikmalaya. Belum lagi kisah adventure yang bertemu suku Kubu di pedalaman Jambi, atau bertemu mahluk astral menyerupai Kuntilanak di daerah Cilacap.
Tapi diantara semua pengalaman itu, adventurer pastinya bakal mengenang jalur-jalur ekstrem yang disajikan surveyor. Di beberapa tempat, ada beberapa zona yang paling dikenang. Di Kuningan ada daerah berjuluk Nini Ganas,”Daerah yang terjal dan hutan rapat konon dahulu dihuni seorang nenek-nenek yang galak,” jelas Uus. Ada juga terowongan belanda berjarak 2 Km bernama terowongan Wilhemina, terowongan kalipucang di Ciamis Selatan, tanjakan Manohara yang licin di Ciamis Utara, Jurang Putus di Malang, Sungai Seribu Purwakarta, Tanjakan Ambu Geger Beas, Pamarican, atau bukit Lawang Medan. “Oh ya, kalau tanjakan Manohara memang diberi nama oleh para adventurer. Di wilayah ini ada warung kecil yang dijaga gadis cantik. Wajahnya persis seperti selebriti Manohara,” tambah Syamsul.

SHARE

1 COMMENT

Leave a Reply